news

IFG Dukung Konferensi Nasional IIA 2025, Tegaskan Peran Audit Internal untuk Tata Kelola dan Transformasi Industri Keuangan

Kamis, 4 September 2025 | 19:30 WIB
Komisaris IFG, Sumiyati (tengah) bersama Komisaris Bank Muamalat, Sapto Amal Damandari (kiri), Inspektur VII Kementerian Keuangan, Achmad Ghufron (tengah kiri), Vice Presiden IIA Indonesia, Joni Patib (Dok. IFG)

SketsaNusantara.id - Indonesia Financial Group (IFG), holding BUMN di bidang asuransi, penjaminan, dan investasi yang berada di bawah Danantara Indonesia, mendukung penuh penyelenggaraan Konferensi Nasional The Institute of Internal Auditors (IIA) Indonesia 2025. Acara ini berlangsung pada 27–28 Agustus 2025 di Medan.

Mengusung tema "Audit for Tomorrow: Strategic. Future-Ready. Sustainable.", konferensi ini dihadiri lebih dari 600 peserta.

Forum melibatkan pimpinan audit internal, regulator, praktisi, akademisi, hingga perwakilan perusahaan nasional dan multinasional.

Baca Juga: IFG Tutup Program Kindness to Progress 2025 di Malang Usai Sukses Gelar 4 Proyek Sosial di Desa Ngabab, Pujon

Kehadiran mereka mempertegas posisi auditor internal sebagai mitra strategis dalam memperkuat tata kelola, manajemen risiko, dan kontrol (GRC).

Sekretaris Perusahaan IFG, Denny S. Adji, menekankan pentingnya tata kelola sebagai fondasi transformasi perusahaan.

“Sebagai bagian dari Danantara Indonesia, IFG percaya bahwa penguatan tata kelola dan GRC merupakan landasan strategis untuk memastikan transformasi bisnis berjalan sehat, transparan, dan berkelanjutan. Audit internal bukan sekadar fungsi pengawasan, melainkan mitra strategis yang mengawal arah perubahan,” ujarnya.

Baca Juga: IFG dan Danantara Indonesia Dorong Transparansi Aset Negara Lewat Gathering Komunikasi Korporasi, Bahas Tata Kelola dan Kolaborasi Strategis

Sebagai langkah nyata, IFG menerapkan four eyes principles. Prinsip ini merupakan mekanisme pengawasan berlapis yang memastikan setiap keputusan penting mendapat persetujuan minimal dari dua pihak berwenang.

Cara ini dinilai mampu menjaga akuntabilitas sekaligus meminimalisir risiko dalam pengambilan keputusan bisnis.

Denny juga menegaskan komitmen IFG menghadirkan praktik terbaik di industri keuangan.

Transformasi yang diusung tidak hanya untuk memperkuat daya saing, tetapi juga menghadirkan nilai nyata bagi perekonomian nasional.

Ia menekankan bahwa IFG ingin mendorong perubahan paradigma industri asuransi nasional, dari sekadar common practice menjadi best practice.

Sejalan dengan hal tersebut, Achmad Hidayat, Managing Director Internal Audit Danantara Indonesia, menyoroti urgensi transformasi audit internal di era teknologi.

Halaman:

Tags

Terkini