Minggu, 19 Juli 2026

IFG Dukung Konferensi Nasional IIA 2025, Tegaskan Peran Audit Internal untuk Tata Kelola dan Transformasi Industri Keuangan

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Kamis, 4 September 2025 | 19:30 WIB
Komisaris IFG, Sumiyati (tengah) bersama Komisaris Bank Muamalat, Sapto Amal Damandari (kiri), Inspektur VII Kementerian Keuangan, Achmad Ghufron (tengah kiri), Vice Presiden IIA Indonesia, Joni Patib (Dok. IFG)
Komisaris IFG, Sumiyati (tengah) bersama Komisaris Bank Muamalat, Sapto Amal Damandari (kiri), Inspektur VII Kementerian Keuangan, Achmad Ghufron (tengah kiri), Vice Presiden IIA Indonesia, Joni Patib (Dok. IFG)

Menurutnya, penggunaan kecerdasan buatan dan data analytics tidak lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan.

“Transformasi audit internal tidak bisa lagi ditunda. AI dan data analytics bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan untuk meningkatkan efektivitas, mendeteksi risiko lebih dini, dan memberikan nilai tambah yang nyata bagi organisasi. Namun teknologi hanyalah alat, nilai sejati audit tetap terletak pada rasa ingin tahu, empati, dan pemikiran kritis auditor,” tegasnya dalam sesi diskusi panel Konferensi IIA 2025.

Dengan dukungan pada konferensi ini, IFG mempertegas perannya dalam menghadirkan standar terbaik tata kelola.

Hal ini juga memperkuat kepercayaan publik dan memastikan transformasi perusahaan sejalan dengan prinsip transparansi, integritas, serta akuntabilitas.

IFG sendiri merupakan hasil restrukturisasi besar yang dijalankan pemerintah pada 2020.

Melalui Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2020, BPUI resmi menjadi perusahaan induk holding asuransi dan penjaminan.

Perubahan identitas menjadi Indonesia Financial Group disahkan melalui surat Kementerian BUMN pada Agustus 2020.

Saat ini, IFG membawahi 17 perusahaan terafiliasi, mencakup anak dan cucu perusahaan.

Beberapa di antaranya ialah PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo), PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo), PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo), PT Asuransi Kerugian Jasa Raharja (Jasa Raharja), serta PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life). Selain itu, IFG juga memiliki entitas di bidang sekuritas, investasi, reasuransi, dan penjaminan syariah.

Melalui dukungan di Konferensi Nasional IIA Indonesia 2025, IFG tidak hanya menunjukkan komitmen pada tata kelola perusahaan, tetapi juga pada masa depan industri keuangan Indonesia.

Audit internal diposisikan sebagai kunci strategis untuk membangun organisasi yang sehat, berdaya saing, dan berkelanjutan.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X