Ia menekankan pentingnya menjaga persatuan nasional melalui semangat gotong royong, mengingatkan bahwa kerusuhan hanya akan merugikan masyarakat dan menghambat pembangunan.
"Silahkan sampaikan aspirasi, tuntutan dengan baik dan damai. Kami pastikan seluruh apsirasi akan didengar, akan dicatat dan akan kita tindak lanjuti," pesannya.
7. Waspada terhadap Adu Domba
Dalam pernyataannya, Prabowo juga memperingatkan adanya potensi pihak-pihak yang berupaya mengadu domba masyarakat untuk menciptakan kekacauan.
"Kita juga harus waspada terhadap campur tangan kelompok-kelompok yang tidak ingin Indonesia sejahtera, tidak ingin Indonesia bangkit. Kita selalu diintervensi, jangan kita mau terus diadu domba," tegasnya.
Ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk tetap waspada dan tidak terprovokasi, menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen menjaga stabilitas nasional.
"Marilah kita bangkitkan semangat dari nenek moyang untuk bergotong royong menjaga lingkungan kita, menjaga keselamatan semua keluarga kita, menjaga tanah air kita," pesan Prabowo.
8. Tindakan terhadap Pelanggaran Hukum dan Ancaman Makar
Prabowo menegaskan bahwa tindakan melawan hukum, termasuk yang mengarah pada makar atau terorisme, akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku.
Ia menyebut adanya gejala tindakan di luar hukum yang dapat mengancam stabilitas negara. Prabowo meminta seluruh warga negara untuk saling menjaga demi keselamatan bersama.
"Tidak dapat dipungkiri bahwa belakangan ini sudah mulai kelihatan gejala adanya tindakan-tindakan melanggar hukum, bahkan ada yang mengarah kepada makar dan terorisme," kata Presiden.
"Saya minta sungguh-sungguh seluruh warga negara untuk percaya kepada pemerintah dan tetap tenang. Kami bertekad untuk selalu memperjuangkan kepentingan rakyat dan bangsa, termasuk rakyat yang paling kecil, rakyat yang paling tertinggal," pungkasnya.