Sabtu, 18 Juli 2026

Hargai Kebebasan Berekspresi, Anies Baswedan Tanggapi soal Fenomena Bendera One Piece yang Dianggap Bukan Penyimpangan: Ini Bahan Bakar Perubahan!

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Selasa, 19 Agustus 2025 | 08:00 WIB
Potret Anies Baswedan tanggapi soal fenomena pengibaran bendera One Piece yang harusnya dihargai sebagai bentuk kepedulian rakyat terhadap Indonesia (Instagram/aniesbaswedan)
Potret Anies Baswedan tanggapi soal fenomena pengibaran bendera One Piece yang harusnya dihargai sebagai bentuk kepedulian rakyat terhadap Indonesia (Instagram/aniesbaswedan)

SketsaNusantara.id - Anies Baswedan tanggapi polemik pengibaran bendera One Piece yang sempat dilarang oleh pemerintah.

Akhir-akhir ini, marak pengibaran bendera bergambar bajak laut bertopi jerami sebagai bentuk ekspresi kekecewaan terhadap kebijakan pemerintah yang makin tak bersahabat dengan rakyat.

Namun, pemerintah justru menanggapi fenomena pengibaran bendera anime ini sebagai tindakan provokasi dan dinilai sebagai upaya "memecah belah" persatuan bangsa.

Baca Juga: Sindir Pemerintah? Ramai Pengibaran Bendera Merah Putih Disertai dengan Bendera One Piece Jelang HUT ke-80 RI, Ternyata Ini Maknanya

Anies Baswedan justu menilai sebaliknya. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyambut positif pengibaran bendera One Piece dan menyebutnya sebagai bentuk ekspiresi sopan dalam menyampaikan aspirasi.

Menurutnya, masyarakat di negara demokrasi yang merdeka seperti Indonesia, harus menghargai kebebasan berekspresi dan menyampaikan pendapat.

Pria yang akrab disapa Abah ini mengkritik pemerintah yang tak seharusnya menanggapi fenomena One Piece sebagai suatu penyimpangan.

Baca Juga: Pengibaran Bendera One Piece Jelang HUT RI Dinilai Memecah Bangsa, Netizen Sentil Gibran yang Pernah Pakai Pin Jolly Roger: Pembajak Konstitusi!

"Bendera One Piece ini adalah bentuk ekspresi dan menarik melihat bagaimana fenomena ini ditanggapi sebagai suatu penyimpangan yang seharusnya dikendalikan," ucap Anies dalam Lir Ilir Fest 2025 di Jogja Expo Center (JEC) dikutip SketsaNusantara.id dari insta-stories @aniesbaswedan yang diunggah pada hari Senin, 18 Agustus 2025.

"Negeri ini negeri merdeka, siapa saja boleh mengekspresikan pikirannya. Sebetulnya mengerek bendera One Piece ini cara paling sopan menyampaikan pendapat," imbuhnya.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI itu juga mengatakan bahwa pemerintah harusnya bisa menangkap aspirasi rakyat. Ia tak mendukung tindakan pihak berwenang yang cenderung memandang aspirasi ini sebagai gangguan ketertiban.

Dikatakannya, fenomena One Piece ini sebagai suatu bentuk kepedulian rakyat yang patut dihargai dan bukan dipandang sebagai suatu ancaman.

Baca Juga: Kenapa Takut Sama Bendera Wibu? Felix Siauw Kritik Pedas Pemerintah Usai Ditegur Gegara Bawa Bendera One Piece, Singgung soal Ketidakadilan

"Dengan mengerek bendera One Piece, maka ada aspirasi yang belum tersampaikan, ada ruang yang belum dibuka, itu adalah ekspresi normal, kita hargai dan hormati," tuturnya.

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Sumber: Instagram @aniesbaswedan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X