"Terlebih lagi dengan menjaga pola hidup sehat, dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi dan melakukan pemeriksaan ke faskes," pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD Jember Sunarsi Khoris mengatakan prihatin terhadap kejadian yang terjadi saat ini.
Karena, sebelumnya Politisi PKB ini telah meminta kepada Dinkes untuk segera mengantisipasi wabah campak ini. Sebab, kasus tertinggi terjadi di Madura.
"Sekarang jangan menunggu lagi, tinggal Dinkes langung melakukan tracing kepada anak-anak yang berpotensi terjangkit," ungkapnya.
Baca Juga: Pemkab Jember Genjot Perbaikan Jalan, Dinas PU Bina Marga dan SDA Sebut Masih 3 AMP yang Lolos
Dengan adanya pelayanan UHC ini pihaknya meminta, agar puskesmas yang memiliki data anak-anak yang terjangkit campak untuk segera diberikan penanganan.
"Harus jemput bola, jangan sampai kasus campak ini bisa merebak kemana-mana. Terlebih lagi harus dilakukan pemberian vaksin kepada anak-anak secara berkala," tegasnya.
Ia menambahkan, jangan sampai persoalan ini dibiarkan atau mendapatkan penanganan yang terlambat.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI