SketsaNusantara.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jember mencatat jumlah anak yang terjangkit virus campak, mencapai 36 orang.
Angka ini merupakan salah satu yang terbanyak di Jawa Timur, karena merebaknya virus campak saat ini.
Berdasarkan pendataan yang dilakukan Dinkes, tercatat ada sebanyak 148 laporan dugaan infeksi campak yang tersebar di 31 Kecamatan di Jember.
Kepala Bidang Pengendalian Penyakit, dr Rita Wahyuningsih mengatakan penderita penyakit campak di Jember saat ini kebanyakan diderita oleh anak usia antara 6-15 tahun.
"Kami telah melakukan pendataan dari 43 Puskesmas di Jember, dan ditemukan beberapa kasus tersebut," ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis, 28 Agustus 2025.
Ia menerangkan, telah mengambil langkah antisipastif agar penyebaran campak ini bisa ditekan, dengan menginstruksikan untuk memberikan asupan vitamin dan obat pendukung.
"Tim medis sudah bekerja untuk memberikan sejumlah obat kepada pasien, untuk mempercepat proses penyembuha," imbuhnya.
Dengan adanya banyak kasus yang terjadi, Dinkes juga melakukan penyelidikan epidemilogi (PE) dari suspek yang terjangkit, untuk selanjutnya diteliti di Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BBLKM) di Surabaya.
"Ini kami lakukan penelusuran bahwa individu yang terjangkit, sudah melakukan kontak dengan siapa saja. Sebab, penyebarannya bisa sangat cepat dan ini langkah kami dalam menekannya," paparnya.
Baca Juga: Terbanyak di Jatim, Pemkab Jember Usulkan 3378 non-ASN Jadi PPPK Paruh Waktu
dr Rita menegaskan, telah melakukan survei cepat komunitas (SCK) untuk mendukung percepatan imunisasi tanggap wabah atau Outbreak Response Immunization (ORI).
"Dalam menghadapi penyakit campak ini, kami juga meminta agar orang tua yang memiliki anak usia sekolah dan balita untuk segera imunisasi," jelasnya.
Artikel Terkait
Imbau Non-ASN Non Data Base BKN Bersabar dan Tetap Bekerja, Pemkab Jember Fokus Penataan PPPK Paruh Waktu
Jaga Stabilitas Harga Bahan Pokok, Pemkab Jember Gelar Pasar Murah di Kecamatan Ambulu, Kadisperindag: Antusiasme Warga Tinggi
Pemkab Jember Fokus Bahas Perlindungan Anak, Perbaikan Data Pendidikan, dan Optimalisasi Penggunaan Waktu Libur
Tunggu Pasokan BBM Datang, Pemkab Jember Bikin Solusi Urai Antrean Panjang Pengendara
Maksimalkan Pelayanan, Pemkab Jember Gelar Sosialisasi dan Bimtek SP4N Lapor, Wadul Gus’e, serta UHC
Pemkab Jember Genjot Perbaikan Jalan, Dinas PU Bina Marga dan SDA Sebut Masih 3 AMP yang Lolos
Terobosan Baru! Pemkab Jember Siapkan Layanan Home Care, Bupati Gus Fawait: Masyarakat dengan Penyakit Kronis dan Disabilitas Jadi Prioritas
Terbanyak di Jatim, Pemkab Jember Usulkan 3378 non-ASN Jadi PPPK Paruh Waktu
Hibah 47 Hektar Aset Pemkab Jember ke Polda Jatim, Pansus DPRD Jember: Ini Peluang Pertumbuhan Ekonomi
Pemkab Jember Kenalkan Si Petri, Maskot Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) XXXI Provinsi Jawa Timur di Jember