Minggu, 19 Juli 2026

Catat 36 Kasus Campak di Jember, Dinkes Terima 148 Laporan Dugaan Anak-Anak Terjangkit

Photo Author
Angga Juli Setiawan, Sketsa Nusantara
- Kamis, 28 Agustus 2025 | 18:55 WIB
Ilustrasi balita menderita campak. (Freepik/Siraphol Siricharattakul)
Ilustrasi balita menderita campak. (Freepik/Siraphol Siricharattakul)

"Terlebih lagi dengan menjaga pola hidup sehat, dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi dan melakukan pemeriksaan ke faskes," pungkasnya.

Baca Juga: Terobosan Baru! Pemkab Jember Siapkan Layanan Home Care, Bupati Gus Fawait: Masyarakat dengan Penyakit Kronis dan Disabilitas Jadi Prioritas

Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD Jember Sunarsi Khoris mengatakan prihatin terhadap kejadian yang terjadi saat ini.

Karena, sebelumnya Politisi PKB ini telah meminta kepada Dinkes untuk segera mengantisipasi wabah campak ini. Sebab, kasus tertinggi terjadi di Madura.

"Sekarang jangan menunggu lagi, tinggal Dinkes langung melakukan tracing kepada anak-anak yang berpotensi terjangkit," ungkapnya.

Baca Juga: Pemkab Jember Genjot Perbaikan Jalan, Dinas PU Bina Marga dan SDA Sebut Masih 3 AMP yang Lolos

Dengan adanya pelayanan UHC ini pihaknya meminta, agar puskesmas yang memiliki data anak-anak yang terjangkit campak untuk segera diberikan penanganan.

"Harus jemput bola, jangan sampai kasus campak ini bisa merebak kemana-mana. Terlebih lagi harus dilakukan pemberian vaksin kepada anak-anak secara berkala," tegasnya.

Ia menambahkan, jangan sampai persoalan ini dibiarkan atau mendapatkan penanganan yang terlambat.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI

Halaman:

Editor: Angga Juli Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X