news

Prabowo Subianto Akui Tahu Siapa Saja Pemain Ekonomi yang Ingin Memiskinkan Rakyat, Susi Pudjiastuti: Sebutkan Namanya!

Kamis, 7 Agustus 2025 | 14:03 WIB
Susi Pudjiastuti, mantan Menteri Menteri Kelautan dan Perikanan (Instagram/susipudjiastuti115)

SketsaNusantara.id - Mantan Menteri Perikanan dan Kelautan Susi Pudjiastuti tanggapi pidato Presiden Prabowo Subianto soal pemain ekonomi yang ingin merugikan rakyat.

Dalam Sidang Kabinet Paripurna, di Kantor Presiden, Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu 6 Agustus 2025 lalu, Prabowo Subianto menyampaikan soal adanya permainan ekonomi.

Susi Pudjiastuti menyatakan dukungan pada Prabowo Subianto.

Baca Juga: Kisruh Keramba Jaring Apung di Pantai Pangandaran, Susi Pudjiastuti Tagih Janji Prabowo: Saya Luar Biasa Terluka

Ia meminta agar Prabowo menyebut dengan lengkap siapa saja sosok aktor di balik permainan ekonomi yang hanya mencari keuntungan bagi pihak tertentu ini.

"Kami dukung Bapak, bila mereka tidak berubah; Bapak sebutkan namanya/ dan tunjukan orangnya," tulis Susi Pudjiastuti, dikutip dari akun X @susipudjiastuti.

Cuitan Susi Pudjiastuti ini lantas dibanjiri beragam komentar dari netizen.

Baca Juga: Ngeri! Doa Susi Pudjiastuti untuk Perusak Alam dan Lingkungan, Eks Menteri Kelautan: Saat Kita Tidak Bisa Lagi...

"tangkap saja kalu sudah tau pak presiden ,bapak kan punya kuasa tertinggi," tulis netizen.

"cirinya adl orang yg gemar sebar bansos dr berbagai pintu. dia sengaja melatih mental rakyatnya mjd pengemis.,dia tumpulkan nalar rakyat dg bansos.," komentar netizen.

"Sebut nama langsung siapa, jangan sampe kayak dulu ada yg bilang "di kantong saku saya ada yg ngemplang pajak 11rb triliun" ada doank tapi gak ada tindakan," kata netizen.

Baca Juga: Susi Pudjiastuti Kritik Langsung Kebijakan Prabowo Naikkan Gaji Hakim Hingga 280 Persen

"ah ibu..kaya ga tau aja sibapak kalo LG didepan mikropon?," ucap netizen.

"Salah satu aktor mungkin adalah dia dan golongannya sendiri. Kebijakan yg dibuat selalu menyengsarakan rakyat dan hanya menghabiskan anggaran. Berbagai macam kebijakan hanya untuk mengeruk duit rakyat meskipun rakyatnya sdh tdk berduit lg.," timpal netizen yang lain.

Halaman:

Tags

Terkini