Tindakan ini dilakukan di dalam sebuah ruangan yang disekat hanya dengan banner dan gantungan baju, sehingga tidak benar-benar privat.
Bahkan, ada dugaan kehadiran beberapa orang pria di ruangan tersebut.
Baca Juga: Apa Itu Miss Supranational 2024? Ini Perbedaannya dengan Miss World dan Miss Universe
Setelah skandal "body checking" mencuat, beberapa jajaran direksi Miss Universe Indonesia, termasuk CEO, mengundurkan diri sehingga hal itu menguatkan dugaan adanya praktik yang tidak etis di dalam organisasi tersebut.
Kejadian ini berujung pada pencabutan lisensi dari penyelenggara saat itu oleh organisasi Miss Universe pusat.
Setelah kontroversi tersebut, lisensi Miss Universe Indonesia diberikan kepada manajemen baru dan pada tahun 2025, ajang ini berada di bawah kepemimpinan Kelly Tandiono sebagai National Director.
Di mana di bawah kepemimpinannya, Miss Universe Indonesia berfokus pada visi yang lebih inklusif dan memberdayakan.
Ajang ini kini menekankan pada lima pilar yakni kecerdasan, spiritualitas, kesehatan fisik, koneksi sosial, dan kreativitas yang berakar pada identitas budaya Indonesia.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!