news

Ramai Beredar Video Bupati Jember Mendukung Sound Horeg yang Menuai Kritik usai MUI Tetapkan Fatwa Haram, Begini Tanggapan Gus Fawait

Senin, 28 Juli 2025 | 07:00 WIB
Bupati Jember Muhammad Fawait tanggapi soal kontrak politik dengan sound horeg saat menggelar silaturahmi bersama dengan para guru ngaji. (m Punromo/SketsaNusantara.id)

"MUI mengharamkan dan polisi juga melarang, muncul pro kontra. Sebelum ada keputusan pemerintah, saya sebagai bupati berada di tengah," tuturnya.

Gus Fawait menyadari adanya kritik dan perbedaan pendapat dari masyarakat terkait soun horeg. Kendati demikian, ia juga perlu berhati-hati dalam mengambil sikap sebagai kepala daerah.

Baca Juga: Mustafa Vokalis DEBU Soroti Munculnya Fenomena Sound Horeg Berlabel 'Halal' di Tengah Pemberlakuan Fatwa Haram dari MUI, Singgung Soal Akhlak

"Pro kontra boleh, tapi jangan sampai ada kontak fisik. Sekarang juga sedang diatur, kita pasrahkan pada ahlinya," ucap Gus Fawait.

"Saya, sebagai Bupati Jember menaati pemerintah dengan menunggu keputusan dari Gubernur Jawa Timur," pungkasnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa tengah membentuk tim khusus untuk menyusun regulasi dan mencari solusi atas fenomena sound horeg.

Baca Juga: Khofifah Bentuk Tim Khusus, Susun Regulasi Tangani Fenomena Sound Horeg di Jatim

Harapannya, tim ini bisa merumuskan kebijakan yang terbaik agar tak ada pihak yang merasa dirugikan di temgah pro kontra sound horeg.

"Pihak kami melihat aspek-aspek agama, lingkungan, budaya, hukum, dan kesehatan untuk menemukan solusi terbaik agar dapat menguntungkan semua pihak," ucap Khofifah pada hari Jumat, 25 Juli 2025.

"Kami memerlukan payung regulasi yang akan segera diidentifikasi bentuknya, namun harus segera disepakati, mungkin itu bisa berupa pergub, surat edaran, atau surat edaran bersama, semua konsiderasi harus disusun secara menyeluruh," tuturnya.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini 

Halaman:

Tags

Terkini