Minggu, 19 Juli 2026

Ramai Beredar Video Bupati Jember Mendukung Sound Horeg yang Menuai Kritik usai MUI Tetapkan Fatwa Haram, Begini Tanggapan Gus Fawait

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Senin, 28 Juli 2025 | 07:00 WIB
Bupati Jember Muhammad Fawait tanggapi soal kontrak politik dengan sound horeg saat menggelar silaturahmi bersama dengan para guru ngaji. (m Punromo/SketsaNusantara.id)
Bupati Jember Muhammad Fawait tanggapi soal kontrak politik dengan sound horeg saat menggelar silaturahmi bersama dengan para guru ngaji. (m Punromo/SketsaNusantara.id)

SketsaNusantara.id - Bupati Jember, Muhammad Fawait atau yang akrab disapa Gus Fawait akhirnya angkat bicara usai dikritik soal dukungannya terhadap sound horeg.

Sebagaimana diketahui, Majelus Ulama Indonesia Provinsi Jawa Timur (MUI Jatim) telah mengeluarkan fatwa yang mengharamkan sound horeg karena dinilai mengganggu ketertiban masyarakat dan melanggar syariat islam.

Fatwa ini mendapat dukungan dari sebagian besar warga Jatim. Suara musik volume tinggi dan getaran bass cukup kuat yang dihasilkan dari pertunjukan sound horeg menimbulkan keresahan warga.

Baca Juga: Nggak Takut Fatwa Haram MUI, Pemerintah Desa di Malang Ini Diduga Gelar Pesta Rakyat Pakai Sound Horeg

Banyak masyarakat mengeluhkan anak-anak atau keluarga yang sedang sakit merasa terganggu dengan kemunculan sound horeg.

Belakangan ini juga banyak beredar video sound horeg yang tak hanya merusak rumah warga, tetapi juga memicu tindakan maksiat karena adanya joget-joget bebas dengan wanita berpakaian minim bercampur dengan laki-laki hingga adanya konsumsi miras.

Di tengah penolakan masyarakat, beredar video lawas Gus Fawait yang dianggap mendukung sound horeg.

Baca Juga: Sound Horeg Resmi Dilarang, Warga Pertanyakan Kegiatan di Wilayah Jember Selatan

Dalam video yang beredar di medsos, tampak Gus Fawait menandatangani dokumen untuk mendukung komunitas sound horeg saat kampanye Pilkada 2024 lalu.

Video tersebut ramai menuai kritik. Bahkan, foto dokumen 'kontrak politik' antara Bupati Jember dengan komunitas sound horeg beredar luas dan dinilai untuk menarik suara penggemar soung horeg di Pilkada 2024.

Menanggapi kritikan publik, Gus Fawait lantas buka suara. Bupati Jember itu memiliki alasan tersendiri soal alasannya mendukung sound horeg lantaran belum adanya fatwa haram dari MUI.

Baca Juga: Polres Jember Resmi Keluarkan Larangan Sound Horeg yang Meresahkan Masyarakat, Kenakan Sanksi Tegas bagi Pelanggar Ketertiban Umum

"Saya tanda tangan itu sebelum (sound horeg) dilarang," kata Gus Fawait di hadapan ratusan guru ngaji di Desa Tegalsari, Kecamatan Ambulu, Minggu, 27 Juli 2025, sebagaimana dikutip SketsaNusantara.id dari akun Instagram @jember.keraas.

Bupati Jember menegaskan dirinya tak ingin bertentangan dengan sikap MUI dan tidak akan serta merta membela sound horeg yang kian meresahkan masyarakat.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: Instagram @jember.keras

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X