Lebih lanjut, Neo Japan juga menyoroti peran sekolah-sekolah Indonesia yang mengirim pelajarnya ke luar negeri.
Ia mengimbau agar institusi pendidikan tidak sembarangan dalam memilih siswa untuk studi di luar negeri, khususnya Jepang.
Baca Juga: Kocak! Warganet Tanggapi Gempa 3,1 Magnitudo yang Sempat Bikin Geger Warga DIY
Menurutnya, mental, akhlak, dan sikap siswa harus menjadi prioritas, bukan sekadar kemampuan akademik.
“Untuk sekolah yang di Indonesia, jangan asal kirim anak ke luar negeri. Cek akhlak dan sikapnya. Kirim anak-anak yang punya mental dan kualitas premium, bukan yang bikin masalah,” tambah Neo Japan.
Neo bahkan secara terbuka menyatakan akan melaporkan pelanggaran kepada otoritas Jepang apabila ada siswa yang terbukti bersalah demi menjaga integritas komunitas.
Neo Japan juga mengajak para WNI yang baru tiba di Jepang untuk mempelajari tata krama dan menghormati budaya lokal.
Unggahan tersebut viral di media sosial dan menuai beragam respons dari netizen, baik yang mendukung maupun mengkritik sikap tegas sang YouTuber.
Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa suara Neo Japan mencerminkan kegelisahan sebagian besar WNI di Jepang yang telah berusaha keras menjaga nama baik bangsa dan hidup secara tertib di negara yang terkenal dengan kedisiplinannya itu.
Seruan ini menjadi pengingat bahwa hidup di luar negeri bukan hanya membawa nama diri sendiri, tetapi juga mencerminkan citra bangsa.
Diperlukan kesadaran kolektif dari seluruh WNI di Jepang agar dapat hidup berdampingan dengan masyarakat lokal secara harmonis dan penuh tanggung jawab.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!