SketsaNusantara.id - Belakangan ini, publik dibuat penasaran oleh unggahan akun resmi Instagram @badanbahasakemendikbud yang memperkenalkan kosakata baru sebagai bagian dari pembaruan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).
Dalam unggahan edukatif tersebut, kata palum diperkenalkan sebagai lawan kata haus, palum, dan kini secara resmi tercantum dalam KBBI sebagai antonim dari kata haus.
Dilansir Sketsanusantara.id dari unggahan Instagram @badanbahasakemendikbud yang diunggah pada 27 Juni 2025, penggunaan kata palum sebagai lawan kata haus, palum berasal dari bahasa daerah Batak Pakpak.
Baca Juga: Apa Itu Palum? Kata Unik dari Batak Pakpak yang Sudah Sah Masuk KBBI
Berdasarkan definisi dalam KBBI Daring, palum memiliki arti “sudah tidak haus lagi” atau kondisi setelah seseorang meminum air dan rasa hausnya hilang.
Penetapan ini dilakukan sebagai bentuk pelestarian bahasa daerah serta upaya memperkaya kosakata Bahasa Indonesia dengan unsur kebahasaan lokal yang memiliki makna dan fungsi yang relevan dalam komunikasi sehari-hari.
Langkah ini selaras dengan kebijakan strategis Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa yang bertujuan mengintegrasikan bahasa daerah ke dalam Bahasa Indonesia secara berkelanjutan.
Baca Juga: Kosakata Unik dari Batak Pakpak, ‘Palum’ Kini Jadi Antonim Haus dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia
Slogan “Utamakan Bahasa Indonesia, Lestarikan Bahasa Daerah, Kuasai Bahasa Asing” menjadi pijakan utama dalam memasukkan kosakata lokal seperti ‘palum’ ke dalam KBBI sebagai bagian dari penguatan identitas nasional melalui bahasa.
Di tengah dinamika perubahan zaman dan teknologi, pelestarian bahasa melalui kanal digital seperti media sosial menjadi pendekatan strategis yang menjangkau masyarakat luas, khususnya generasi muda.
Dengan disahkannya kata ‘palum’, diharapkan masyarakat dapat lebih akrab, memahami, dan memanfaatkan kosakata daerah tersebut dalam aktivitas sehari-hari.
Baca Juga: Musim Kemarau Ternyata Banjir? BMKG Ungkap Ancaman Cuaca Ekstrem hingga Akhir Tahun 2025
Lantas, Bagamaimana Respon Warganet Terkait Hal tersebut?
Artikel Terkait
Diplomat Kemlu Arya Daru Bundir Atau Dibunuh? Ini Analisa Sosiolog Kriminalitas Universitas Gajah Mada
Ngopi Gratis hingga Fun Games di Stasiun Jember, KAI Daop 9 Ciptakan Ruang Tunggu Kereta yang Nyaman dan Penuh Kesan
Jember Jadi Juara 2 Kabupaten Terbaik dalam Optimalisasi Cakupan Kepesertaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan se-Jatim
Imbau Non-ASN Non Data Base BKN Bersabar dan Tetap Bekerja, Pemkab Jember Fokus Penataan PPPK Paruh Waktu
Ribuan Warga Terkendala Air Bersih Pasca Luapan Air Sungai di Kecamatan Silo dan Mayang, BPBD Jember Segera Droping Bantuan