SketsaNusantara.id – Tradisi Pacu Jalur dari Riau kembali mencuri perhatian dunia, terutama sejak tren aura farming viral di media sosial.
Banyak video yang beredar di TikTok menunjukkan sejumlah pemain sepak bola dunia hingga artis Luna Maya menirukan gerakan unik bocah di ujung perahu dalam perlombaan ini.
Namun, di tengah popularitas Pacu Jalur yang makin mendunia, banyak negara-negara ASEAN mulai dari Malaysia, Vietnam hingga Thailand dan Filipina yang mengklaim lomba dayung asal Riau ini adalah bagian dari budaya mereka.
"Pacu Jalur itu memang budaya Melayu, ini budaya kami dari Malaysia," dikutip SketsaNusantara.id dari tangkapan layar kompilasi komentar warganet yang diunggah akun Instagram @lambeturah.
"Pacu Jalur dari Thailand, thaipride bro," komentar netizen lainnya. "Ini adalah tren dari Vietnam bukan Indonesia, bangga dengan budaya Vietnam," timpal netizen lainnya.
"Pacu Jalur adalah kompetisi dayung tradisional dari Manila Filipina. Penari sebetulnya orang dewasa, tapi karena perahu kecil jadi digantikan anak-anak," komentar netizen lainnya.
Klaim-klaim tersebut langsung memicu reaksi dari warganet Indonesia, termasuk dari YouTuber Rizalmuk. Konten kreator ternama asal Lampung ini menyampaikan kritik tajam terhadap lambannya perhatian pemerintah terhadap budaya lokal.
Baca Juga: Jess No Limit Pecahkan Rekor Dunia, Jadi Youtuber Gaming Indonesia dengan Subscriber Terbanyak
Rizal menyebutkan bahwa Pacu Jalur sempat viral pada 2023, namun tampaknya kurang mendapat perhatian serius dari pemerintah saat itu.
Ketika perlombaan dayung ini kembali disorot dan diedit oleh konten kreator dan viral setelah diunggah di media sosial, barulah pemerintah menaruh perhatian pada Pacu Jalur.
Ia menilai pemerintah hanya menunjukkan perhatian terhadap Pacu Jalur setelah budaya tersebut viral dan mulai diklaim negara lain.
"Ya, kita tuh begitu. Kadang-kadang kita tuh lupa kalau kita tuh punya harta karun, tapi tidak terlihat kalau belum diklaim sama bule-bule luar sana," ujarnya dalam video yang diunggah di kanal YouTube Rizalmuk pada hari Rabu, 2 Juli 2025.