SketsaNusantara.id - Rendang merupakan salah satu masakan khas Minangkabau yang dikenal dan sering menjadi sajian dalam berbagai acara adat.
Utamanya pada upacara pernikahan tradisional yang disebut dengan alek marapulai.
Menurut jurnal the Symbolic Meaning of Traditional Minangkabau Food in Custom Ceremonies seperti yang dikutip oleh SketsaNusantara.id, makanan ini memiliki rasa yang khas dan berbeda dari masakan lain di Indonesia.
Tidak hanya rasanya yang khas, rendang juga mengandung makna yang mendalam.
Makna Filosofis pada Makanan
Rendang melambangkan kesabaran, kebijaksanaan, dan ketekunan.
Makanan yang disajikan dengan menu lainnya melambangkan persatuan antara orang-orang, utamanya dua keluarga yang terikat dalam pernikahan.
Rendang dagiang adalah makanan yang dibuat dengan bahan utama menggunakan daging.
Ini merupakan hidangan tradisional yang disajikan dalam upacara ada di wilayah Minang.
Penyajian rendang menjadi komponen penting dalam menu lengkap makanan di pernikahan. Masyarakat Minangkabau biasanya menyebut rendang sebagai kapalo samba atau hidangan utama.
Sementara itu, rendang memegang posisi penting dalam hierarki hidangan kuliner.
Artikel Terkait
Siap-Siap Ngiler! Intip 5 Rekomendasi Nasi Goreng Paling Enak di Surabaya, Cocok Jadi Jujugan Wisata Kuliner Malam yang Menggoda Tiada Dua
Nasi Goreng Dicampur dengan Bubuk Kopi, Gimana Rasanya? Warung Ini Tak Biasa, Kuliner Paling Unik di Surabaya, Sampai Pernah Masuk Televisi
Ngiler Maksimal! Yuk Coba Bakmie Maman, Kuliner Legendaris Bandung Sejak 1990 yang Buka sampai Subuh
Legendaris sejak 1956, Tempat Sarapan di Jember ini Bikin Kangen Masakan Khas Rumahan ala Kuliner Jadul
Bikin Ngiler Nih! 5 Rekomendasi Bakso Paling Maknyus di Surabaya, Sajian Kuliner yang Gak Bikin Bosan dan Cocok Disantap Saat Hujan Malam