"Kami segera menghubungi tim di lokasi, tapi ternyata belum ditemukan," jelas Agam.
Situasi ini membuat mereka bergegas ingin kembali ke Lombok. Sayangnya, pada malam itu, mereka kesulitan mendapatkan tiket pesawat.
Baca Juga: Hanya Bawa Rp10 Ribu, Inilah Perjalanan Agam Rinjani Jadi Tour Operator Legendaris di Gunung Rinjani
Akhirnya, Agam dan Tyo baru bisa berangkat esok hari ke Lombok pada hari ketiga, sekitar pukul 3 pagi.
Meski tidak berada di lokasi saat insiden terjadi, upayanya bersama Rinjani Squad membuktikan komitmennya untuk meningkatkan keamanan pendakian.
Agam Rinjani tetap menjadi sosok kunci dalam dunia pendakian Gunung Rinjani, terus berusaha memberikan yang terbaik bagi para pendaki.
Kisah ini juga mengingatkan kita bahwa di balik setiap pendakian, ada banyak persiapan matang dan upaya untuk memastikan keselamatan semua pihak.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!