"Kami segera menghubungi tim di lokasi, tapi ternyata belum ditemukan," jelas Agam.
Situasi ini membuat mereka bergegas ingin kembali ke Lombok. Sayangnya, pada malam itu, mereka kesulitan mendapatkan tiket pesawat.
Baca Juga: Hanya Bawa Rp10 Ribu, Inilah Perjalanan Agam Rinjani Jadi Tour Operator Legendaris di Gunung Rinjani
Akhirnya, Agam dan Tyo baru bisa berangkat esok hari ke Lombok pada hari ketiga, sekitar pukul 3 pagi.
Meski tidak berada di lokasi saat insiden terjadi, upayanya bersama Rinjani Squad membuktikan komitmennya untuk meningkatkan keamanan pendakian.
Agam Rinjani tetap menjadi sosok kunci dalam dunia pendakian Gunung Rinjani, terus berusaha memberikan yang terbaik bagi para pendaki.
Kisah ini juga mengingatkan kita bahwa di balik setiap pendakian, ada banyak persiapan matang dan upaya untuk memastikan keselamatan semua pihak.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Hasil Autopsi Jenazah Juliana Marins, Dokter Forensik Ungkap Penyebab Kematian Pendaki Brasil yang Jatuh di Gunung Rinjani
5 Fakta Hasil Autopsi Juliana Marins, Dokter Forensik Ungkap Kapan Pendaki Asal Brasil Itu Meninggal Dunia
Tak Hanya WNA Brasil, Inilah Jejak Agam Rinjani Selama Menjalankan Evakuasi Korban Jatuh di Gunung Rinjani
Jenazah Juliana Marins Tiba di Brasil Langsung Autopsi Ulang, Keluarga Marins Tak Percaya Hasil Autopsi Indonesia?
Biodata Profil Agustina Hastarini, istri Menteri UMKM Viral Diduga Minta Fasilitas Negara untuk Plesiran ke Eropa
4 Fakta Tewasnya Dokter Marwan Al-Sultan, Direktur Rumah Sakit Indonesia di Gaza, Keluarganya Ikut Jadi Korban Serangan Israel?
Pengakuan Pria Asal Jember Korban Selamat KMP Tunu Pratama Jaya yang Tenggelam di Selat Bali: Saya Loncat Gak Pake Pelampung
Lampu Merah Simpang 4 Argopuro Jember Bakal Ditutup, Dishub Jember Umumkan Jadwal Uji Coba Rekayasa Lalu Lintas
Kementerian Kehutanan Tertibkan Tambang Ilegal di Gunung Karang Bogor, Hukuman Berat Menanti Pelaku