Minggu, 19 Juli 2026

5 Fakta Hasil Autopsi Juliana Marins, Dokter Forensik Ungkap Kapan Pendaki Asal Brasil Itu Meninggal Dunia

Photo Author
Siti Nurlaela Hanifah, Sketsa Nusantara
- Jumat, 27 Juni 2025 | 13:23 WIB
Ilustrasi fakta-fakta hasil autopsi Juliana Marins (Freepik/ stefamerpik)
Ilustrasi fakta-fakta hasil autopsi Juliana Marins (Freepik/ stefamerpik)

 

SketsaNusantara.id - Tim Forensik Rumah Sakit Bali Mandara akhirnya mengeluarkan hasil autopsi Juliana Marins.

Hasil autopsi pendaki Brasil yang meninggal di Gunung Rinjani ini disampaikan oleh Dokter Spesialis Forensik dr. Ida Bagus Putu Alit pada Jumat, 27 Juni 2025.

Dalam pernyataannya, dr. Ida Bagus Putu Alit mengungkapkan penyebab kematian Juliana Marins.

Baca Juga: Hasil Autopsi Jenazah Juliana Marins, Dokter Forensik Ungkap Penyebab Kematian Pendaki Brasil yang Jatuh di Gunung Rinjani

“Sebab kematian karena kekerasan tumpul yang menyebabkan kerusakan pada organ-organ dalam dan pendarahan,” tuturnya kepada awak media.

Alit juga mengungkapkan sejumlah fakta yang ditemukan saat autopsi dilakukan.

Salah satunya kapan Juliana Marins meniggal dunia usai jatuh ke jurang dengan kedalaman 600 meter.

Dan berikut ini 5 fakta hasil autopsi Juliana Marins yang dilakukan oleh tim forensik RS Bali Mandara.

Baca Juga: Resiko Turbulensi hingga Tebing Curam, Ini Jawaban Mengapa Helikopter Tim SAR Tak Bisa Menjangkau Juliana Marins

1. Luka di Sekujur Tubuh

Alit mengungkapkan, berdasarkan hasil autopsi, ditemukan luka di hampir seluruh tubuh korban.

Ia pun mengungkapkan bagian tubuh yang paling banyak mengalami luka.

“Tersebar di seluruh tubuh jadi terutama di daerah pungung, kemudian juga di anggota gerak atas dan bawah,” terangnya.

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X