Selain pemeriksaan saksi, KPK juga telah menyita sejumlah barang bukti yang diyakini terkait dengan kasus korupsi ini.
“11 mobil, 2 motor, disita dari serangkaian kegiatan penggeledahan,” ungkap Budi.
Langkah ini disebut sebagai bagian dari upaya memperkuat bukti bahwa praktik pemerasan dalam pengurusan izin TKA bukan sekadar dugaan, melainkan telah membentuk pola sistemik yang melibatkan banyak pihak selama bertahun-tahun.
KPK menyampaikan bahwa kasus ini memiliki dimensi kompleks yang berpotensi menyeret lebih dari satu institusi. Selain Kemenaker, Imigrasi disebut sebagai pintu masuk penting yang kini turut diamati secara ketat oleh tim penyidik.
Dengan barang bukti yang mulai menguat dan pemeriksaan terhadap pegawai kunci yang sudah dilakukan, publik kini menantikan kelanjutan proses hukum dan potensi munculnya nama-nama baru yang terlibat.
KPK sendiri memastikan bahwa penyidikan akan terus dilakukan secara mendalam hingga seluruh pihak yang bertanggung jawab dapat dimintai pertanggungjawaban di hadapan hukum.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!