SketsaNusantara.id - Jarred Dwayne Shaw, pebasket asal Amerika Serikat (AS), menjadi sorotan publik karena terjerat kasus narkoba.
Mantan pemain Perwira Harum ini ditangkap polisi karena ketahuan menyelundupkan ganja di Bandara Soekarno-Hatta sejak hari Rabu, 7 Mei 2025.
Kasus ini tidak hanya mengakhiri kariernya di Indonesian Basketball League (IBL), tetapi juga menjerat Jarred yang terancam hukuman berat, termasuk kemungkinan hukuman mati.
Dihimpun SketsaNusantara.id dari akun Instagram @polrestabandarasoetta dan berbagai sumber, berikut sederet fakta terkait Jarred Shaw dan kasus narkoba yang menjeratnya hingga terancam hukuman berat.
1. Profil Singkat Jarred Shaw
Jarred Dwayne Shaw merupakan pebasket profesional kelahiran 28 September 1990 di Dallas, Texas, AS. Atlet berusia 34 tahun dengan tinggi 211 cm ini pernah bermain untuk Utah State Aggies di level perguruan tinggi.
Ia memulai karier profesionalnya di berbagai liga, termasuk NBA Development League bersama Santa Cruz Warriors (2015) dan klub di Meksiko serta Uruguay.
Di Indonesia, Shaw bergabung dengan IBL sejak 2022, membela tim Prawira Harum Bandung yang berhasil meraih juara IBL pada tahun 2023.
Jarred juga bermain Satria Muda Pertamina Jakarta pada tahun 2024, dan terakhir bermain bersama Tangerang Hawks pada musim 2025.
2. Kronologi Penangkapan Jarred di Soekarno-Hatta
Jarred Shaw ditangkap di apartemennya di Cisauk, Kabupaten Tangerang, pada hari Rabu, 7 Mei 2025, sekitar pukul 21.47 WIB. Penangkapan ini bermula dari temuan Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta yang mencurigai sebuah paket kiriman dari Thailand.
Paket tersebut berisi 20 bungkus permen vitamin bermerek "Vita Bite", dan setelah diperiksa ternyata mengandung 132 butir permen ganja (Delta 9 THC) dengan total berat 869 gram.