news

Serikat Pekerja Minta Ini ke Presiden Prabowo di Hari Buruh Internasional, Salah Satunya Revisi UU Cipta Kerja

Kamis, 1 Mei 2025 | 18:50 WIB
Peringatan Hari Buruh Internasional di Monas pada 1 Mei 2025 (Tangkap layar kanal Youtube/ @SekretariatPresiden)

SketsaNusantara.id - Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional, ribuan buruh hadir di kawasan Monas untuk menyampaikan aspirasi secara langsung ke Presiden Prabowo.

Dilansir SketsaNusantara.id dari Youtube Sekretariat Presiden, pada Kamis, 1 Mei 2025, presiden menghadiri peringatan ini untuk mendengarkan suara buruh secara langsung.

Salah satu permintaan serikat adalah revisi UU Cipta Kerja yang berpihak pada para pekerja. Presiden KSPI Said Iqbal menyampaikan langsung permintaan tersebut di depan pimpinan lembaga negara yang hadir.

Baca Juga: Solidaritas Jember Melawan Gelar Aksi Peringati Hari Buruh Internasional, Ini Tuntutannya

Para petinggi negara hadir dalam perayaan tahunan tersebut, termasuk menteri, ketua DPR RI, ketua MPR RI, dan pimpinan lembaga negara lainnya. Bahkan tidak ketinggalan Sekjen Buruh Internasional, Shoya Yoshida.

Said meminta untuk disahkannya RUU Cipta Kerja yang baru dan menghapuskan Omnibus Law.

Selain hal itu, Presiden KSPI juga mengajukan permintaan lainnya seperti menghapus kebijakan outsourcing yang menurutnya sebagai bentuk perbudakan modern.

Baca Juga: Puluhan Mahasiswa dan Buruh di Jember Gelar Aksi, Tuntut Kesejahteraan Pekerja

Tuntutan lain yaitu pembentukan satuan tugas PHK dan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga yang hingga saat ini belum disahkan.

Sementara itu, Presiden KSBSI Elly Rosita Silaban menyampaikan harapannya agar negara lebih memikirkan nasib buruh ke depannya.

Pada kesempatan ini, Elly juga menyoroti pekerja informal yang tidak terjamin oleh jaminan sosial. Contohnya adalah pekerja di bidang digital platform.

Baca Juga: 6 Pernyataan Prabowo pada Peringatan Hari Buruh 2025: Janji Hapus Outsourcing, Bentuk Satgas PHK hingga Dukung Marsinah Jadi Pahlawan Nasional

Menurutnya, banyak pekerja sektor informal yang belum terdaftar sebagai penerima jaminan sosial.

Andi Gani Nena Wea juga ikut menyuarakan pendapatnya pada peringatan Hari Buruh.

Halaman:

Tags

Terkini