SketsaNusantara.id - Siapa sangka, peringatan Hari Buruh pada 1 Mei sempat dilarang pada masa pemerintahan Presiden Soeharto yang dikenal dengan nama Orde Baru (Orba).
Peringatan Hari Buruh pada 1 Mei mulai dilarang pada tahun 1967.
Setelah dilantik pada 12 Maret 1967, Soeharto pun menghapuskan peringatan Hari Buruh 1 Mei sebagai hari libur pada 1968.
Menjelang lengsernya Soeharto, Hari Buruh mulai kembali rutin digelar di beberapa kota.
Hingga akhirnya pada tahun 2013, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menetapkan kembali Hari Buruh sebagai libur nasional.
Pelarangan Hari Buruh pada masa Soeharto memiliki kisah tersendiri, salah satunya munculnya Hari Pekerja Nasional yang diperingati setiap 20 Februari.
Selain itu terdapat sejumlah fakta lain tentang pelarangan Hari Buruh pada era Soeharto sebagaimana dirangkum SketsaNusantara.id dari berbagai sumber.
1. Alasan Soeharto Larang Peringatan Hari Buruh
Pelarangan peringatan Hari Buruh pada masa Orde Baru tak lepas dari sosok Presiden Soeharto.
Peringatan Hari Buruh dilarang lantaran kerap diidentikan dengan aktivitas dan paham komunis yang dianut Partai Komunis Indonesia (PKI).
Artikel Terkait
10 Link Twibbon Hari Buruh Internasional 2025, Desain Terupdate Sebagai Apresiasi Para Pekerja, Unggah di Media Sosial Mulai Sekarang
10 Ucapan Hari Buruh 2025, Penuh Makna Perjuangan para Pekerja Jadikan Status di Tanggal 1 Mei untuk Membakar Semangat
Gratis! 13 Link Twibbon Hari Buruh Tanggal 1 Mei Lengkap dengan Ucapan Happy May Day atau Labor Day 2025
Makna Hari Buruh Internasional Mei 2025, Apa yang Akan Disampaikan oleh Para Buruh dengan Bertambahnya Jumlah PHK dan Kondisi Terkini di Tanah Air?
May Day 2025 di Monas: Ribuan Buruh Tumpah Ruah, Presiden Prabowo Hadir Dengarkan Aspirasi
Hari Buruh Bukan Perayaan, tapi Peringatan: Memaknai Perjuangan Kelas Pekerja Melawan Penindasan