SketsaNusantara.id- Oknum LSM berinisial RF yang mengaku wartawan di Jember baru-baru ini tengah viral di platform media sosial.
Oknum tersebut melakukan intimidasi dan pemerasan kepada Kepala Desa (Kades) dengan modus mempermasalahkan proyek yang ada di desa.
Polisi berhasil membongkar akal bulus pelaku setelah ponselnya dicek oleh pihak kepolisian. Polisi menemukan bukti yang kuat bahwa RF memang melakukan pemerasan terhadap kades di Jember.
Kapolres Jember, AKBP Bayu Pratama Gubunagi, menyampaikan bahwa RF sempat membantah. RF mengaku tidak melakukan pemerasan, dan berdalih bahwa uang yang diterima itu merupakan uang THR.
“Kami mengamankan tersangka pemerasan terhadap kepala desa yang dilakukan oleh oknum LSM. Dalam pemeriksaan awal, tersangka tidak mengakui jika melakukan pemerasan,” katanya, Kamis 27 Februari 2025.
“Namun, dari bukti chat di HP tersangka yang kami sita, tersangka jelas-jelas melakukan intimidasi dan juga pemerasan terhadap korban yang juga kepala desa,” tambah Bayu.
Lebih lanjut kata Bayu, berdasarkan hasil penyelidikan, polisi menemukan bahwa korban AF tidak hanya satu orang.
Beberapa Kades lainnya juga menjadi sasaran dengan modus yang sama. Pelaku mempermasalahkan proyek pembangunan desa untuk kemudian meminta uang.
“Dari pemeriksaan terhadap HP tersangka, korban intimidasi dan pemerasan yang dilakukan. Korbannya tidak hanya satu, tapi ada beberapa korban lainnya. Dengan modus mempermasalahkan proyek yang ada di desa,” ujar Bayu.
Baca Juga: Nahas! Usai Pesta Minuman Keras, Pria di Jember Ditemukan Meninggal Dunia
Kata Bayu, atas temuan ini, ia menghimbau agar korban lainnya segera melapor ke kepolisian. Polisi akan memproses pelaku sesuai dengan undang-undang yang berlaku.
“Silahkan korban yang lain juga melapor ke kami, dan kami akan memproses pelaku sesuai undang-undang yang berlaku. Karena hal ini sesuai intruksi dari Kapolri,” tegas Bayu.