Minggu, 19 Juli 2026

Nahas! Usai Pesta Minuman Keras, Pria di Jember Ditemukan Meninggal Dunia

Photo Author
Tim Redaksi Sketsa Nusantara, Sketsa Nusantara
- Rabu, 26 Maret 2025 | 21:49 WIB
Polisi saat mendatangi TKP korban (Dok. Polsek Gumukmas)
Polisi saat mendatangi TKP korban (Dok. Polsek Gumukmas)

 

SketsaNusantara.id- Nasib nahas menimpa Abdul Rozak (41), warga Dusun Suling, Desa Bagon, Kecamatan Puger, Jember. Rozak meninggal dunia akibat pesta minuman keras (miras) bersama temannya.

Diketahui, insiden itu terjadi pada Selasa 25 Maret 2025, malam. Berdasarkan penelusuran di lapangan, korban sejak sore harinya memang sedang pesta minuman keras dirumah temannya bernama Abdul Ghofur yang beralamat di Dusun Sumbersari, Desa Mayangan, Kecamatan Gumukmas, Jember.

Sebelumnya, korban datang ke tempat pemilik warung nasi bernama Novita yang lokasinya tidak jauh dari rumahnya. Korban saat itu hendak mengembalikan termos dan kemudian memakan bakso.

Baca Juga: Gelar Doa Bersama dan Silaturahmi Bareng Kader, DPC Demokrat Jember Mulai Lakukan Penataan Demi Tatap Pileg 2029

Setelah itu, korban mengajak Novita ke rumah Abdul Ghofur. Disana sudah ada 4 orang lainnya dengan salah satu perempuan yang sudah siap untuk berpesta miras.

Selang beberapa waktu, korban meminta tolong kepada Novita untuk membelikannya sate. Novita pun berangkat untuk membelikan sate sesuai permintaan korban.

Ketika Novita kembali, korban ternyata tertidur dan Novita membangunkan korban. Saat dibangunkan, korban tak kunjung menyahut dan ternyata korban sudah tidak bernyawa.

Baca Juga: Jelang Lebaran Stok Beras Import di Bulog Jember Melimpah, Kepala Perusahaan Umum Ade: Ketersediaan Aman

Kanit Reskrim Polsek Gumukmas, Aiptu Sugianto, membenarkan terkait adanya peristiwa itu. Menurutnya, korban memang memiliki riwayat sakit lambung.

“Memang benar korban bersama teman-temannya sedang berpesta miras saat itu. Korban menurut informasi memang punya riwayat sakit lambung,” katanya, Rabu 25 Maret 2025.

Kata Sugianto, korban dibawa ke Rumas Sakit Dr Soebandi untuk dilakukan otopsi. Untuk mengetahui penyebab korban meninggal, pihak kepolisian mengambil sampel darah dan bekas miras ke Polda Jatim untuk keperluan forensik.

Baca Juga: Jelang Hari Raya Idul Fitri, Bupati Jember Cek Stabilitas Harga Pasar Tradisional dan Pusat Perbelanjaan

“Selanjutnya yang kami lakukan untuk mengungkap jelas penyebab korban meninggal yaitu kami mengambil sampel darah dan bekas miras ke Polda Jatim untuk keperluan forensik,” ujar Sugianto.

Sementara itu, Kepala Desa Mayangan, Sunoto juga membenarkan adanya kasus miras dan korban meninggal di desanya.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X