SketsaNusantara.id - Kapolri Jenderal Listyo Sigit respon teror kiriman bangkai tikus dan kepala babi yang diterima kantor Tempo.
Pada 19 Maret 2025, kantor Tempo menerima paket kiriman berupa kepala babi yang dibungkus dalam kotak kardus dan dilapisi styrofoam yang ditujukan kepada salah satu jurnalis Tempo.
Jurnalis yang dimaksud merupakan host 'Bocor Alus' yang dikirimi paket kepala babi, Fransiska Christie Rosanna.
Tanggal 22 Maret 2025, kembali kantor Tempo menerima kiriman paket berupa kotak yang berisi bangkai tikus yang sudah dipenggal kepalanya.
Atas 2 peristiwa yang tak mengenakkan itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kemudian meresponnya.
"Terkait kejadian Media Tempo, saya sudah perintahkan Kabareskrim untuk mengadakan penyelidikan lebih lanjut,'' ujarnya dilansir dari SketsaNusantara.id dikutip dari kanal YouTube KOMPASTV.
Baca Juga: Tempo Diteror Kepala Babi, Bentuk Ancaman Kebebasan Pers di Tengah Kontroversi Pengesahan RUU TNI?
Melalui Kapolri, Polri berkomitmen untuk memberikan penanganan terbaik terhadap kasus ini.
"Saya kira, tentunya kita akan memberikan pelayanan terbaik untuk mendalami hal-hal tersebut (dialami redaksi Tempo)," lanjutnya.
Sebagai Kapolri ia menegaskan pihaknya akan mengusut tuntas kasus paket yang berisi kepala babi dan bangkai tikus yang dikirim ke kantor redaksi Tempo.
Untuk itu saat ini Mabes Polri telah membentuk tim untuk mengusut peneror serta apa motifnya.
Dimana sekitar 20 polisi mendatangi kantor Tempo dan telah mendokumentasikan bangkai tikus yang dikirim untuk penyelidikan lebih lanjut dilakukan Investigasi.