Sementara itu, sekitar pukul 3.00 WIB rombongan pasukan aparat mulai berdatangan di sekitar Gedung DPR RI.
Pihak kepolisian terlihat menghampiri para demonstran dan meminta mereka untuk bubar.
“Polisi mulai ramai berdatangan meminta kami untuk bubar, kawan-kawan semua ayo merapat ke sini #TolakRevisiUUTNI,” tulis akun itu lagi.
Dalam proses pembubaran tersebut, sempat terjadi dialog antara para demonstran dengan pihak keamanan.
“Mau menyampaikan aspirasi di objek vital nasional kan ada ketentuan aturannya. Jadi kita mohon kerja samanya, besok juga kita amankan untuk kegiatan unjuk rasanya,” ujar perwakilan aparat berkaos biru yang terekam kamera.
Sementara itu perwakilan dari para demonstran menjelaskan tujuan aksi pendirian tenda di depan gerbang Pancasila.
“Kalau dari kami, kami niatnya mau menahan di sini sampai pagi. Kami tahu ini objek vital, tapi kami nggak ada yang bawa senjata, kami nggak mengancam apa-apa. Kalau tadi misalnya diminta geser, kami mau geser, tapi kalau disuruh pindah atau disuruh pulang, kami nggak bisa pak,” tutur perwakilan demonstran berjaket hitam.
Dari pantauan terbaru, pukul 4.45 WIB massa masih bertahan di depan gerbang Pancasila.
Begitu juga dengan personil tambahan dari aparat kemananan juga terlihat mulai berdatangan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!