SketsaNusantara.id- Kasus seorang bocah berusia 7 tahun dengan inisial MFA yang tewas setelah dianiaya oleh kekasih ibunya terus bergulir.
Korban meregang nyawa setelah dipukuli di bagian dada saat diajak ke perkebunan kopi di Desa Garahan, Kecamatan Silo, pada Minggu 09 Februari 2025.
Tersangka pembunuhan, Mohammad Alfiyanto (25), warga desa Garahan, Kecamatan Silo, Jember memberikan pengakuan lengkapnya di Mapolres Jember pada Rabu 19 Maret 2025.
Dihimpun dari keterangan saksi dan liputan lapangan Tim SketsaNusantara.id, berikut fakta-fakta terbarunya:
1. Lapor Penculikan
Kepada ibu korban, Irmawati (23), tersangka mengaku sudah mengantarkan korban pulang dan meninggalkan korban di halaman rumah kakak Irmawati.
"Saat ditanya Irma kemana anaknya, saya menjawab sudah saya antarkan namun hanya sampai halaman, " katanya, Rabu 19 Maret 2025.
Baca Juga: Terkepung Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Dua Rumah di Puger Jember Rusak Parah
Karena tak kunjung ditemukan keberadaan anaknya, Irmawati pun akhirnya melaporkan kehilangan anaknya ke polsek sempolan. Irma melapor jika anaknya diculik.
"Saat Irma lapor polisi, saya ikut dan juga ikut mencari korban. Itu saya lakukan agar Irma dan warga lain tidak curiga," ujarnya.
Disaat warga lengah ditengah pencarian korban, tersangka melarikan diri dengan dalih mencari korban.
Baca Juga: Sidak Perumahan di Kecamatan Sumbersari, Komisi B DPRD Jember Temukan Sejumlah Persoalan
"Saya kabur menggunakan motor pinjaman ke Rambipuji atau sekitar 50 kilometer dari rumah saya. Di sana saya tidur di emperan toko dan menahan lapar, " ungkapnya.
Artikel Terkait
17 Plt Pejabat Dipersoalkan, Anggota Fraksi Gerindra DPRD Jember Minta Wabup Fokus Pada Persoalan Tenaga Honorer Non ASN!
Unik! Jalan Double Way Perumahan di Jember Jadi Stan UMKM Pasar Ramadhan
Jadi Pembicara di Forum Sinergisitas Media dengan Pemkab Jember, Gogot Cahyo Baskoro: Media Punya Peran Penting dalam Peningkatan Citra Pemerintah
Pemkab Jember Gelar Silaturahmi dan Buka Bersama dengan Awak Media, Bupati Gus Fawait Sampaikan Pentingnya Peran Media
Aktivis Gencar Tolak Penghapusan DP3AKB Jember, Peleburan ke Dinsos Dinilai Abaikan Urusan Perempuan dan Anak
Evaluasi Program 100 Hari Kerja, Bupati Jember Gus Fawait Paparkan Target-Target Jangka Pendeknya