Tak tahan lapar, tersangka pulang dan kembali melarikan diri. Dengan berjalan kaki, tersangka bersembunyi di kebun kopi lokasi korban dikubur.
"Disana saya tidur seadanya dan makan singkong, dan umbi-umbian yang tumbuh di kebun kopi, " paparnya.
Baca Juga: Istimewa! Bupati Jember Muhammad Fawait akan Segera Realisasikan Insentif Guru Ngaji
Dihari keempat, tersangka turun ke desa berniat meminjam uang pada temannya. Namun, karena temannya sedang menggelar pesta pernikahan, niat untuk meminjam uang diurungkan.
"Ternyata teman saya punya hajat. Dan saat itulah saya dipergoki warga hingga berhasil ditangkap dan dipukuli hingga babak belur, " jelasnya.
Tersangka kemudian diamankan dan dibawa ke Mapolres Jember oleh kepolisian untuk diproses hukum.
2. Niat Nikahi Ibu Korban
Tersangka mengaku intim dengan ibu korban sejak Januari lalu. Saat itu, ibu korban berstatus janda satu anak. Tersangka mengaku mengenal ibu korban saat masih berstatus istri.
"Saat itu, saya melihat pohon alpukat milik ibu korban. Rencananya saya membeli buahnya untuk dijual lagi,” terangnya.
"Namun, suami Irma justru cemburu dengan saya, padahal saya tidak ada apa-apa. Hingga akhirnya mereka bercerai. Tiga bulan bercerai, saya pacaran dengan Irma,” tambahnya.
Baca Juga: Lewat Jember! Kereta Panoramic Kembali Beroperasi, Hadirkan Sensasi Perjalanan yang Berbeda
Sejak berpacaran, tersangka sering ke rumah Irmawati. Irmawati pun sering diajak ke rumah tersangka saat ada kegiatan besar keluarga. Dan sejak itulah, dia sering berinteraksi dengan korban.
"Korban tidak pernah menyukai saya, " singkatnya.
3. Hamili Adik Kandungnya