“Kalau memang mau adil, harusnya semua pihak yang terdampak dari masalah jalan Provinsi. Harusnya dipanggil dan diminta pendapat,” ucapnya.
Mereka juga meminta agar jam operasional bagi truck dikembalikan seperti sediakala. Tujuannya, agar supaya pekerja sektor industri serta UMKM bisa mendapatkan penghasilan normal seperti biasanya.
Perwakilan supir, sektor industri dan UMKM tidak menemukan solusi ketika di dalam gedung Pemkab untuk mediasi dengan pemerintah daerah dan sejumlah pejabat. Selain itu mereka juga berencana menyampaikan aspirasinya ke kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jember.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Peredaran Miras di Jember Masih Tinggi, Ketua DPC PKB Jember Minta Pemda Tegas dalam Implementasi Perda Miras
Maling Pakaian Dalam di Jember Menangis saat Keciduk Warga, Sudah 1 Tahun Beraksi Tak Dilaporkan ke Polisi?
Fraksi Gerindra DPRD Jember Perjuangan Pembangunan Taman Bermain Anak di Alun-Alun Jember, Hanan: Tahun Ini Segera Dibangun
Geger di Jember! Maling Pakaian Dalam Tertangkap Basah Usai Terekam CCTV, Terungkap Modus Pelaku yang Terbilang Unik, Ada Gangguan Jiwa?
Tunggakan Hotel Java Lotus Rp3,8 Miliar Belum Dibayar, Komisi C DPRD Jember: Tidak Ada Itikad Baik dan Tidak Kooperatif
Lagi! Warga Jember Temukan Jasad Bayi Mengapung di Sungai dengan Kondisi Memprihatinkan