Kamis, 4 Juni 2026

Perayaan 100 Tahun Pramoedya Ananta Toer: Sosok Sastrawan Pemberani dalam Melawan Ketidakadilan

Photo Author
Fardana Difka Dwi Cahya, Sketsa Nusantara
- Senin, 3 Februari 2025 | 07:30 WIB
Soesilo Toer, adik Pramoedya Ananta Toer saat mengisi acara 100 Tahun Pram di Jombang, Jawa Timur. (SketsaNusantara.id/Fardana Difka Dwi Cahya)
Soesilo Toer, adik Pramoedya Ananta Toer saat mengisi acara 100 Tahun Pram di Jombang, Jawa Timur. (SketsaNusantara.id/Fardana Difka Dwi Cahya)

 

Sketsanusantara.id - Perayaan 100 tahun Pramoedya Ananta Toer, salah satu sastrawan terbesar Indonesia, akan berlangsung di kota kelahirannya, Blora, Jawa Tengah, pada 6-8 Februari 2025.

Acara ini merupakan bagian dari gerakan #SeAbadPram yang digagas oleh Pramoedya Ananta Toer Foundation bersama Komunitas Beranda Rakyat Garuda.

Perayaan ini tidak hanya akan menjadi momen untuk mengenang karya-karya Pramoedya, tetapi juga untuk merayakan warisan intelektual dan semangat perlawanan yang ia tinggalkan.

Baca Juga: Pesan Menohok Soesilo Toer Usai Viral Pembakaran Buku Najwa Shihab, Adik Pramoedya Ananta Toer Ungkit Masa Kelam Orde Baru

Pramoedya Ananta Toer lahir pada 6 Februari 1925 dan dikenal sebagai penulis prolifik dengan lebih dari 50 karya yang diterjemahkan ke dalam 42 bahasa.

Karya-karyanya, seperti Bumi Manusia, Jejak Langkah, Anak Semua Bangsa, dan Rumah Kaca tidak hanya mencerminkan sejarah bangsa Indonesia tetapi juga menggugah kesadaran sosial dan politik.

Ia adalah sosok yang berani melawan ketidakadilan, bahkan harus membayar mahal dengan penjara selama bertahun-tahun akibat pendapatnya yang kritis terhadap rezim.

Baca Juga: 9 Quotes Terbaik dari Tokoh untuk Caption Hari Sumpah Pemuda 2024 dari Pramoedya Ananta Toer hingga Jenderal Soedirman

Festival ini akan dibuka dengan pemancangan nama jalan Pramoedya Ananta Toer di Blora sebagai penghormatan terhadap sosoknya.

Selain itu, berbagai kegiatan menarik akan digelar, seperti:

1. Memorial Lecture: Diskusi yang menghadirkan para budayawan dan sastrawan untuk membahas pengaruh Pramoedya dalam dunia sastra dan masyarakat.

Baca Juga: Naskah Asli Dipinjam Sejak 2016, Adik Pramoedya Ananta Toer Colek Bupati Blora: Tidak Ada Niat Baik Amrih Widodo 

2. Pameran Cetak Ulang Buku: Menampilkan karya-karya Pramoedya dalam bentuk cetakan ulang yang dapat diakses oleh generasi muda.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X