Kamis, 4 Juni 2026

Perayaan 100 Tahun Pramoedya Ananta Toer: Sosok Sastrawan Pemberani dalam Melawan Ketidakadilan

Photo Author
Fardana Difka Dwi Cahya, Sketsa Nusantara
- Senin, 3 Februari 2025 | 07:30 WIB
Soesilo Toer, adik Pramoedya Ananta Toer saat mengisi acara 100 Tahun Pram di Jombang, Jawa Timur. (SketsaNusantara.id/Fardana Difka Dwi Cahya)
Soesilo Toer, adik Pramoedya Ananta Toer saat mengisi acara 100 Tahun Pram di Jombang, Jawa Timur. (SketsaNusantara.id/Fardana Difka Dwi Cahya)

3. Screening Film dan Dokumenter: Pemutaran film yang diadaptasi dari karya-karya Pramoedya serta dokumenter tentang kehidupannya.

4. Pementasan Teater: Menampilkan drama yang terinspirasi dari novel-novel Pramoedya.

5. Konser Musik "Anak Semua Bangsa": Menghadirkan musisi nasional yang akan membawakan lagu-lagu bertema perjuangan dan kebangsaan.

Acara ini diharapkan dapat menarik perhatian masyarakat luas dan mengajak generasi muda untuk lebih mengenal serta mengapresiasi karya-karya Pramoedya Ananta Toer.

Perayaan ini adalah langkah strategis untuk menghargai kontribusi besar Pramoedya dalam dunia sastra dan pemikiran.

Perayaan ini juga bertujuan untuk menghidupkan kembali semangat perjuangan Pramoedya di kalangan generasi muda.

Aktris Happy Salma menyatakan bahwa festival ini adalah kesempatan besar untuk menghidupkan kembali spirit Pramoedya.

"Indonesia sangat beruntung dalam satu abad ini mungkin hanya satu sosok seperti beliau. Pandai, secerdas dan seberani beliau. Teguh pada pendirian dan juga dia bisa membuat pandangan yang menjadikan manusia berkelompok membuat gerakan gitu hanya karena kata-kata," ungkapnya kepada awak media, 21 Januari 2025.

Ia menambahkan bahwa Pram adalah inspirasi abadi yang mengajarkan keberanian dan kecintaan terhadap tanah air.

"Dari Pram saya belajar kata-kata itu lebih tajam, bahkan lebih tajam dari senjatapun," tegasnya.

Rangkaian acara #SeAbadPram akan terus berlanjut dengan berbagai kegiatan lainnya, termasuk peluncuran situs bibliografi, pameran arsip, seminar pemikiran, dan sayembara esai.

Semua kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa warisan Pramoedya tetap hidup dan relevan bagi generasi mendatang.

Dengan demikian, perayaan 100 tahun kelahiran Pramoedya Ananta Toer bukan hanya sekadar mengenang masa lalu, tetapi juga memastikan bahwa semangat perjuangan dan nilai-nilai yang ia tanamkan tetap menyala dalam hati setiap individu di Indonesia.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X