Kamis, 4 Juni 2026

Upaya LTN MWCNU Rejoso Nganjuk Terbitkan Buku Tokoh Kyai Kampung, Datangi LTN Diwek Jombang Bangun Kerjasama

Photo Author
As'ad Choirudin, Sketsa Nusantara
- Minggu, 2 Februari 2025 | 21:00 WIB
Pengurus dari dua lembaga Ta’lif wan Nasyr (LTN) MWCNU Diwek Jombang dan Rejoso Nganjuk usai melakukan pertemuan di kantor LTN MWCNU Diwek. (Dok. SketsaNusantara.id/As’ad Choirudin))
Pengurus dari dua lembaga Ta’lif wan Nasyr (LTN) MWCNU Diwek Jombang dan Rejoso Nganjuk usai melakukan pertemuan di kantor LTN MWCNU Diwek. (Dok. SketsaNusantara.id/As’ad Choirudin))

SketsaNusantara.id - Lembaga Ta'lif wan Nasyr (LTN) MWCNU Diwek, Jombang menerima kunjungan studi banding dari LTN MWCNU Rejoso, Nganjuk, Minggu 2 Februari 2025. Acara digelar di rumah home base LTN MWCNU Diwek.

Sebanyak 18 pengurus LTN MWCNU Rejoso ikut rombongan. Tampak hadir pula Kiai Imam Hartoyo, ketua MWCNU Rejoso.

Acara studi banding LTN MWCNU Rejoso dimulai dengan ziyarah para pendiri NU di wilayah Jombang. Mulai makam KH Bisyri Syansuri Denanyar dan KH A Wahab Hasbullah Tambakberas.

Baca Juga: Kader NU Rejoso Nganjuk Siap Lanjutkan Peran Majukan Umat: Menjaga Keseimbangan Tradisi Keilmuan

"Berakhir di makam KH M Hasyim Asy'ari dan Gus Dur di Tebuireng," ujar Ika Nuryani, Ketua LTN MWCNU Rejoso. Rombongan lalu menuju lokasi pertemuan.

Dirinya dan rombongan mengaku hendak belajar kepada LTN Diwek yang sudah berdiri sebelumnya. Ini karena diakui masih langka ada MWCNU mendirikan LTN.

"Terutama kami ingin belajar terkait program menulis buku tokoh-tokoh NU di LTN Diwek sini," imbuhnya.

Baca Juga: Pembubaran Badan Adhoc Pilkada 2024, KPU Nganjuk Sampaikan Apresiasi Kinerja

Sekretaris LTN Rejoso Ari Kurniawan menegaskan hal yang sama. Pihaknya siap berkolaborasi dalam melaksanakan program kerja yang sudah disusun.

"Karena sesama LTN di level MWCNU, sehingga pasti lebih mudah komunikasinya," katanya. Terutama diakui dalam menghadapi datangnya bulan suci Ramadhan.

Bapak satu putra ini mencontohkan dalam membuat mutiara hikmah dari KH M Hasyim Asy'ari. "Setiap hari akan diunggah di medsos yang kami miliki, diambil dari kitab-kitab karya beliau," imbuhnya.

Baca Juga: Viral! 7 Tahun Mangkrak, Gedung Lama RSUD Kertosono Nganjuk Jadi Tempat Karaoke hingga Kos-kosan, Netizen: Jadi Kosan LC?

Pihaknya juga akan mengerjakan ceramah singkat terkait puasa Ramadhan. Pematerinya para kiai kampung di kecamatan Rejoso.

"Itu yang kita diskusikan sekarang, minta masukan dari LTN Diwek yang sudah punya program podcast, beda tapi serupa," ungkapnya.

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X