"Kobessah bukan hanya menyajikan proses pembuatan kopi yang yang masih tradisional, namun juga perihal perbincangan yang terjadi dan relasi sosial di dalamnya," jelasnya.
Wildan Ariyanto menjelaskan bahwa pameran ini menghadirkan 3 medium, yaitu fotografi, instalasi ruang audio visual, dan zine.
"Fotografi yang merepresentasikan ruang, aktivitas dan benda sehari-hari yang bersifat historis. Lalu untuk instalasi ruang audio visual dalam menghadirkan atmosfer suasana, soundscape, perbincangan kecil yang berlangsung di warung kopi dan juga sebuah etalase, gelas dan artefak benda sehari-hari yang dimaknai lebih dalam sebagai artefak historis yang merepresentasikan warung kopi yang kami datangi,"
Karya fotografi dalam pameran Kobessah ini diabadikan oleh Gunawan Yuniar, serta karya video yang ditampilkan dalam pameran ini direkam oleh Eko Ardiyanto.
"Sementara zine sebagai catatan wacana, pengetahuan dan cerita-cerita kecil dari ingatan kolektif pemilik warung dan pengunjung yang kami temui di 11 warung kopi tradisional," lanjutnya.
Pameran Kobessah ini diselenggarakan selama 4 hari, sejak 31 Januari - 3 Februari 2025.
Pameran yang berlokasi di Toko Kopi Sinisuka ini tak hanya menyuguhkan display pameran, namun juga lokakarya pembuatan zine mandiri pada tanggal 2 Februari 2025 serta ditutup dengan diskusi pada tanggal 3 Februari.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Mengenang Hilangnya Ludruk Pak Sabar Kalisat, Misteri di Tengah Gejolak Peristiwa Kelam pada Tahun 1965
Pameran Tunggal Pelukis Yos Suprapto di Galeri Nasional Ditunda, Gara-Gara Lukisan Jokowi? Netizen: Darurat Demokrasi
3 Poin Klarifikasi Galeri Nasional Usai Tunda Pameran Tunggal Yos Suprapto hingga Ungkap Alasan Kurator Mundur
Galeri Nasional Tunda Pameran Tunggal Yos Suprato Gara-Gara Kendala Teknis, Netizen: Selamat Datang Kembali Orba?
Berlebihan dalam Mengkritik? Inilah Sosok Yos Suprapto Seniman Lukisan yang Pameran dan Karyanya Terancam Dibredel
Pembredelan Pameran Lukisan Yos Suprapto, Deddy Sitorus Indikasikan Ada Pihak yang Tersinggung: Kayak Orde Baru Aja