Kamis, 4 Juni 2026

Prabowo Desak Malaysia Usut Penembakan WNI di Perairan Selangor: Kita Juga Yakin...

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Jumat, 31 Januari 2025 | 06:00 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto meminta investigasi menyeluruh kasus penembakan WNI di Malaysia. (Instagram/prabowo)
Presiden RI Prabowo Subianto meminta investigasi menyeluruh kasus penembakan WNI di Malaysia. (Instagram/prabowo)

SketsaNusantara.id - Insiden penembakan Warga Negara Indonesia (WNI) oleh aparat Malaysia di perairan Tanjung Rhu, Selangor, menjadi perhatian serius pemerintah Indonesia.

Beberapa waktu lalu, Presiden Prabowo Subianto telah bertemu Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, untuk membahas kasus tersebut.

Dalam pertemuan yang berlangsung pada Senin, 27 Januari 2025, Prabowo meminta agar kasus ini diinvestigasi secara menyeluruh.

Baca Juga: Sebabkan 1 Pegawai Migran Indonesia Tewas dan 4 Terluka, Begini Penjelasan Agensi Penguat Maritim Malaysia

Ia meyakini pemerintah Malaysia akan menjalankan penyelidikan yang transparan dan adil. Pernyataan ini disampaikan Prabowo kepada awak media di Tribrata Darmawangsa, Jakarta Selatan, pada Kamis 29 Januari 2025.

"Kita juga yakin pihak Malaysia akan melaksanakan penyelidikan," kata Prabowo kepada awak media.

Di sisi lain, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur juga telah melakukan langkah-langkah untuk menangani korban. Pada Selasa, 28 Januari 2025, pihak KBRI berhasil mengakses korban yang tengah dirawat di dua rumah sakit di Malaysia.

Baca Juga: Ironis! Otoritas Maritim Malaysia Tembak Pekerja Migran Indonesia Jelang Kedatangan Prabowo Subianto, Migrant Care Ungkap Duduk Perkaranya

Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemlu RI), Judha Nugraha, menyatakan bahwa dari 4 korban yang dirawat, 2 telah teridentifikasi. Mereka adalah HA dan MZ, keduanya berasal dari Provinsi Riau.

HA dan MZ dalam kondisi stabil dan telah menjelaskan kronologi kejadian. Mereka menyatakan bahwa tidak ada perlawanan dengan senjata tajam dari pihak WNI terhadap aparat Malaysia.

Sementara itu, 2 korban lainnya masih dalam kondisi kritis dan belum dapat memberikan keterangan. Selain itu, 1 WNI berinisial B, juga asal Riau, meninggal dunia akibat insiden ini.

Baca Juga: Carmen yang Bakal Debut di SM Entertainment Mendadak Diklaim Malaysia, 5 Artis Indonesia Ini Ternyata Juga Pernah Diklaim dari Negeri Jiran

Pemerintah Indonesia telah mengurus pemulangan jenazah B ke kampung halamannya di Pulau Rupat, Riau. Repatriasi dilakukan pada Rabu 29 Januari 2025 melalui penerbangan Kuala Lumpur-Pekanbaru dan dilanjutkan perjalanan darat.

Kemlu RI menegaskan akan terus mendorong pemerintah Malaysia melakukan investigasi mendalam.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X