Mereka menyoroti kemungkinan adanya penggunaan kekuatan berlebihan (excessive use of force) dalam insiden ini.
Sebagai langkah lanjutan, KBRI Kuala Lumpur terus mengumpulkan informasi untuk mendapatkan gambaran kejadian yang lebih jelas.
Selain itu, mereka juga telah menyiapkan retainer lawyer guna mengkaji langkah hukum yang bisa ditempuh bagi para korban.
Kasus ini menyoroti perlunya perlindungan lebih bagi WNI di luar negeri, khususnya mereka yang bekerja atau bermigrasi ke Malaysia.
Insiden ini juga menjadi ujian bagi hubungan diplomatik kedua negara dalam menyelesaikan masalah hukum secara adil.
Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah Indonesia akan terus memantau kasus ini dan memastikan hak-hak WNI yang menjadi korban tetap diperjuangkan.
Langkah selanjutnya kini bergantung pada hasil investigasi Malaysia dan tindak lanjut dari otoritas hukum setempat.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Prabowo Hobi Baca Buku, Rocky Gerung Bandingkan dengan Jokowi yang Fokus Kerja Fisik Tanpa Gagasan
Rocky Gerung Sebut Ada Perbedaan Intelektualitas, Jokowi Dibandingkan dengan Prabowo, SBY, Bung Karno, dan Bung Hatta
Prabowo dan Buku vs Jokowi dan Motoran: Rocky Gerung Soroti Pilihan Hobi Pemimpin
Hari Spesial Megawati Soekarnoputri, Presiden Prabowo Kirimkan Hadiah Kesenangan Ketum PDI Perjuangan
Saling Segan! Puan Maharani Ungkap Prabowo Kerap Kirimkan Vitamin Kesehatan ke Megawati: Ini Kedekatan Beliau Sejak Lama