SketsaNusantara.id - Membaca buku adalah bagian dari tradisi para pemimpin besar di Indonesia.
Rocky Gerung menyoroti hal ini dengan membandingkan Jokowi dengan para tokoh pemimpin seperti Prabowo Subianto dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
"Jadi kalau Pak Prabowo membaca buku, itu bukan berita, karena di perpustakaan dia di Hambalang itu, buku semua isinya. Demikian juga Pak SBY kalau pergi ke luar negeri pasti melakukan kunjungan ke toko buku. Bukan toko mainan, tamiya," ujar Rocky, dikutip SketsaNusantara.id dari video kanal Youtube Rocky Gerung Official, 25 Januari 2025.
Bahkan, Rocky juga membandingkan dengan Bung Karno dan Bung Hatta terkait kecintaan mereka kepada buku.
“Bung Hatta itu satu rumah isinya buku. Bung Karno juga punya perpustakaan presiden yang sangat lengkap," lanjut Rocky.
Tradisi ini menunjukkan betapa pentingnya buku sebagai sumber gagasan dan pemikiran dalam kepemimpinan.
Sebaliknya, Rocky menyoroti bahwa tradisi ini seolah memudar dalam kepemimpinan Joko Widodo.
Selama menjabat, Jokowi lebih dikenal sebagai presiden yang mengedepankan kerja fisik, namun dianggap kurang menonjol dalam hal pemikiran konseptual. Hal itulah yang membedakannya dari Prabowo.
"Jadi Presiden Prabowo pada akhirnya tanpa sengaja memperlihatkan dia sudah berbeda dari kapasitas, dari segi intelektualitas, dan dari segi ya boleh kita sebut, penampilan publiknya dengan Pak Jokowi," ujar Rocky.
Prabowo Subianto baru-baru ini mencuri perhatian publik ketika menyempatkan diri berkunjung ke toko buku di New Delhi, India.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Subianto ke Luar Negeri, Rocky Gerung Sebut Kabinet Merah Putih Akan Dipimpin Gibran Rakabuming Raka
Jokowi Ikut Kampanye Ahmad Luthfi, Rocky Gerung Sebut Presiden ke-7 Tak Beretika: Kualitasnya Tak Bermutu!
Usai Viral Bansos Bertuliskan 'Bantuan Wapres Gibran', Rocky Gerung Berikan Kritikan Tajam: Ini Ditunggangi!
Jokowi, Gibran, dan Bobby Resmi Dipecat dari PDIP! Rocky Gerung: Keputusan Tepat Megawati untuk Kembalikan Martabat Partai
Babak Baru! Jokowi Vs Megawati, Rocky Gerung Sebut Banyak Sinyal Upaya Menjatuhkan Tokoh-Tokoh PDIP