SketsaNusantara.id - Komisi II DPR RI memanggil Menteri ATR BPN Nusron Wahid terkait kasus penerbitan sertifkat di wilayah pagar laut Kabupaten Tangerang, Banten.
Dalam rapat kerja yang digelar pada Kamis, 30 Januari 2025, Nusron Wahid mengungkapkan proses penerbitan sertifikat tersebut.
Sebelumnya, Menteri ATR BPN Kabinet Merah Putih ini mengakui, pihaknya menemukan hak atas tanah di sepanjang pagar laut yang berada di perairan Kabupaten Tangerang, Banten.
Dari 30 kilometer pagar laut yang dilaporkan, sepanjang 3,5-4 kilometer di antaranya berada di wilayah Desa Kohod, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Banten.
Nusron Wahid juga mengungkapkan, pihaknya menemukan 362 bidang Hak Guna Bangunan serta 17 bidang Hak Milik yang 50 di antaranya sudah dibatalkan.
Politisi Partai Golkar ini juga mengungkapkan Kementerian ATR BPN telah menindak tegas oknum pegawai yang terlibat dalam proses penerbitan sertifikat tersebut.
Selain itu, Nusron Wahid juga menegaskan bahwa penerbitan sertifikat tersebut merupakan kewenangan Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang.
Hal tersebut berdasarkan Peraturan Menteri ATR/BPN Nomor 16 tahun 2022, di mana penerbitan Hak Milik Perseorangan atas tanah pertanian yang luasnya tidak lebih dari 5 hektar dan tanah non pertanian yang luasnya kurang dari 5.000 meter persegi merupakan wewenang Kepala Kantor Pertanahan.
Begitu juga dengan pemberian Hak Guna Bangunan perseorangan yang luasnya 10 hektar dan Hak Guna Bangunan badan hukum seluas 30 hektar.
“Jadi dalam hal ini adala kewenangan mutlak dari Kantor Tangerang,” tegasnya.
Artikel Terkait
Siapa Pak Kholid? Profil Sosok Nelayan Viral yang Berani dan Lantang Debat Soal Pagar Laut di Tangerang
4 Fakta Pak Kholid Nelayan Viral Berani Suarakan Tolak Pagar Laut di Tangerang: Jago Debat hingga Ngaku Dapat Ancaman
Siapa Arsin? Kades Kohod yang Ngotot Pagar Laut Dulunya Daratan, Punya Gaya Hidup Hedon hingga Disebut Makelar Aguan
Heboh! Beredar Foto Kapolri Bareng Aguan di Tengah Kontroversi Pagar Laut Tangerang, Netizen Ungkap Fakta Mengejutkan hingga Singgung soal Gratifikasi
Viral di Surabaya! Petugas SPBU Dikeroyok 7 Pria Usai Diingatkan untuk Patuhi Larangan, Apa Bahaya Merokok Dekat Bahan Bakar?
13 Siswa SMPN 7 Mojokerto Terseret Arus Rip Current di Pantai Drini, Apa Itu? Berikut Penyebab, Ciri-ciri hingga Bahayanya
4 Fakta Arus Rip Current yang Seret 13 Siswa SMPN 7 Mojokerto, Sering Terjadi di Pantai Selatan hingga Mitos Nyi Roro Kidul
Jaringan Gusdurian Sebut Pagar Laut Bagian dari Budaya Koruptif, Alissa Wahid: Ini Contoh Mutakhir Pemerintah Bertindak di Belakang Layar
5 Fakta Bandara IKN yang Kebanjiran hingga Jadi Kolam Lumpur, Berlabel VVIP dengan Anggaran Triliunan
Berkaca pada Tragedi Laka di Pantai Drini Gunung Kidul, Ini Tips Aman Saat Bermain ke Pantai, Patuhi Peraturan jika Ingin Selamat
Siapa Purnomo? Profil Polisi Berpangkat Ipda yang Dirujak Netizen, Unggah Foto Korban Kekerasan Seksual Tanpa Sensor
Jelang Pelantikan Pemerintahan Baru, Bupati Jember Hendy Siswanto Sudah Kosongkan Pendopo: Barang Kami Sudah Dipindah