Minggu, 19 Juli 2026

DPR Panggil Menteri ATR BPN Soal Penerbitan Sertifikat HGB Wilayah Pagar Laut di Tangerang, Nusron Wahid: Kami Temukan...

Photo Author
Siti Nurlaela Hanifah, Sketsa Nusantara
- Kamis, 30 Januari 2025 | 13:10 WIB
Nusron Wahid saat raker bersama DPR soal penerbitan sertifikat di wilayah laut Tangerang (Kolase X/@CakRasyid, YouTube TV Parlemen)
Nusron Wahid saat raker bersama DPR soal penerbitan sertifikat di wilayah laut Tangerang (Kolase X/@CakRasyid, YouTube TV Parlemen)

 

SketsaNusantara.id - Komisi II DPR RI menggelar rapat kerja dengan Menteri ATR BPN Nusron Wahid pada Kamis, 30 Januari 2025.

Salah satu materi rapat yang dibahas terkait penerbitan sertifikat di wilayah laut di Kabupaten Tangerang, Banten.

Dalam rapat tersebut, Nusron Wahid membeberkan penemuan hingga langkah-langkah yang diambil Kementrian ATR BPN.

Baca Juga: Jaringan Gusdurian Sebut Pagar Laut Bagian dari Budaya Koruptif, Alissa Wahid: Ini Contoh Mutakhir Pemerintah Bertindak di Belakang Layar

Nusron Wahid membenarkan adanya penemuan hak atas tanah di sepanjang pagar laut yang berada di Desa Kohod.

“Kami temukan memang hak atas tanah di sepanjang pagar laut itu, di Desa Kohod, Kecamatan Pakuhaji,” ujar Nusron Wahid seperti dikutip SketsaNusantara.id dari kanal YouTube TV Parlemen.

Nusron Wahid menyampaikan, panjang pagar laut yang ditemukan di wilayah Desa Kohod mencapai 3,5-4 kilometer..

Baca Juga: Puji Kinerja Kementerian ATR/BPN Era Presiden Jokowi, Fedi Nuril Sindir Pernyataan Sigit Widodo Soal Pagar Laut di Kawasan PIK 2

Kementrian ATR BPN juga menemukan sebanyak 263 bidang yang memiliki Hak Guna Bangunan dan 17 bidang Hak Milik.

Selanjutnya, Kementrian ATR BPN melakukan pencocokan data tersebut dengan peta BIG untuk menentukan bidang mana saja yang berada di dalam dan luar garis pantai.

Hasilnya, sebanyak 50 dari 280 bidang yang memilik sertifikat Hak Guna Bangunan dan Hak Milik, dibatalkan.

Baca Juga: Mahfud MD Soal Pembatalan Sertifikat HGB Kawasan Pagar Laut oleh Nusron Wahid: Harus Dipidanakan karena...

“Sementara ini yang kita batalkan 50 bidang dari 263 dan 17,” imbuhnya.

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Sumber: YouTube TV Parlemen

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X