Pasalnya, warga yang menemukan sapi ternyata meminta uang tebusan untuk mengembalikan hewan ternak itu pada pemilik aslinya.
Saat ditemukan, sapi tersebut diamankan oleh warga setempat. Namun, mereka meminta uang tebusan sebesar Rp10 juta untuk pengembalian sapi kepada pemiliknya.
Baca Juga: Pemprov Jatim Tak Bolehkan Pemkab Jember Laksanakan Program JPK Lagi, Ini Penjelasannya...
Permintaan ini memicu negosiasi yang panjang, dan akhirnya kedua belah pihak sepakat pada nominal Rp5 juta.
Pemilik sapi yang diketahui berasal dari keluarga kurang mampu merasa keberatan dengan jumlah tersebut, meskipun uang tebusan telah diturunkan setengahnya.
Sementara itu, warga yang menemukan sapi beralasan bahwa usaha mereka dalam menemukan dan mengamankan sapi itu layak dihargai.
Insiden ini menjadi viral setelah video kejadian, mulai dari sapi yang hanyut hingga proses penemuan, tersebar luas di media sosial.
Sebagian besar warganet menyayangkan permintaan tebusan tersebut, dengan alasan sapi adalah milik warga yang kehilangan karena keadaan darurat.
Namun, ada juga yang mendukung permintaan tebusan, menganggapnya sebagai penghargaan atas usaha warga menemukan sapi di lokasi yang cukup jauh.
"Aneh, sapi punyanya sendiri kan hilang ketimpa musibah banjir malah dimintai tebusan, gimana sih? apa gak kasihan? bantu yang ikhlas lah," komentar salah satu warganet.
"Gak niat nolong, gausah nolong pak, aku yakin pemiliknya pun pasti bakal ngasih imbalan sesuatu buat tanda terimakasih, klo diminta uang jutaan gitu malah kelihatan gak ikhlas nolongnya," imbuh warganet lainnya.
"Awalnya kasihan sama sapi dan apresiasi banget bapaknya mau menyelamatkan ke tempat aman, ujung-ujungnya bikin kesel, masa yang punya sapi malah suruh bayar??" timpal warganet lainnya.
Beberapa tokoh masyarakat setempat bahkan ikut turun tangan berupaya memediasi agar kasus ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan. Namun, hingga kini pemilik sapi masih berjuang untuk mengumpulkan uang tebusan yang disepakati.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Air Terjun Niagara Versi Lokal! Nyempil di Pedesaan Jember, wisata yang Bikin Momen Libur Natal dan Tahun Baru 2025 Makin Seru
Tragis! Mantan Pekerja Migran Asal Jember Idap Penyakit Aneh, Septa: Saya Sempat Dapat Perlakuan Tak Baik di RS Singapura
Datangi Mantan Pekerja Migran di Jember, Menteri P2MI Abdul Kadir Karding: Keberangkatan Korban Non Prosedural
DPRD Jember Gelar Pengajian dan Silaturahmi dengan LPAI, Ketua: Banyak Masukan Soal Penyakit Masyarakat
Rencana Pembangunan Tempat Rehabilitasi Bagi Pengguna Narkoba, DPRD Jember Berikan Dukungan Penuh