SketsaNusantara.id- Tim pengacara angkat bicara mengenai kasus dugaan kekerasan seksual.
Kali ini terendus oleh publik sebuah kasus dugaan kekerasan seksual yang dilakukan oleh pejabat Bogor.
Tega, pria tersebut melakukan tindakan asusila kepada keponakan perempuannya sendiri sejak di bawah umur.
"Ini kejadian di bawah umur, karena dilakukan di umur 16 tahun sampai saat ini," ujar salah satu tim pengacara melalui YouTube Cumicumi pada 13 Desember 2024.
Ternyata kasus dugaan tindak asusila tersebut sudah terjadi sejak lama. Namun korban bersama ibunya baru saja mengungkapnya.
Hal ini disebabkan karena tekanan yang dirasakan oleh keduanya. Terutama oleh korban yang mengaku kian hancur mentalnya.
"Mereka punya keberanian untuk speak up. Kami sebagai pengacara kaum lemah, siap membantu mereka," tegas pengacara.
"Tolong lah kalian lihat kasus ini, ini anak perempuan, anak susah dari seorang janda," imbunya.
Lebih lanjut, ibu dari anak perempuan yang menjadi korbannya itu mengungkap bahwa sosok pejabat Bogor itu bernama Syarif Bando.
Sampai saat ini, belum ada penegakan hukum yang dilakukan. Karena terduga kerap menghindar.
Bahkan terduga yang merupakan seorang pejabat itu sering mengusir ibu korban. Padahal ibu dari korban itu adalah saudaranya.
Artikel Terkait
Melawan Kekerasan Berbasis Gender, AJI Serukan Kampanye untuk Kesetaraan dan Keselamatan Jurnalis Perempuan
Siapa Orang Tua Pablo Benua? ini Silsilah Keluarga Mantan Pengacara Teh Novi, Keponakan dari Tokoh Medan
Alami Kasus Mirip Fuji yang Alami Kerugian Miliaran Rupiah, Wika Salim Didampingi Pengacara Datangi Polda Metro Jaya
Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan: AJI Jember Serukan Perubahan di Dunia Media
Pentas Seni dan Aksi Simbolik Anak-Anak di Jember, TAMAN Serukan Ruang Aman dan Anti Kekerasan Terhadap Perempuan
AJI Jember X Achmad Supandi Gelar Sketsa untuk Harapan, Mengubah Ilustrasi Jadi Alat Harapan bagi Korban Kekerasan Seksual