Minggu, 19 Juli 2026

AJI Jember X Achmad Supandi Gelar Sketsa untuk Harapan, Mengubah Ilustrasi Jadi Alat Harapan bagi Korban Kekerasan Seksual

Photo Author
Zuhana Anibuddin Zuhro, Sketsa Nusantara
- Rabu, 11 Desember 2024 | 17:18 WIB
Sketsa untuk Harapan: AJI Jember dan Achmad Supandi Dorong Ilustrasi yang Dukung Penyintas Kekerasan Seksual (SketsaNusantara.id/ Zuhana Anibuddin Zuhro )
Sketsa untuk Harapan: AJI Jember dan Achmad Supandi Dorong Ilustrasi yang Dukung Penyintas Kekerasan Seksual (SketsaNusantara.id/ Zuhana Anibuddin Zuhro )

 

SketsaNusantara.id – Kekerasan seksual terhadap perempuan masih menjadi isu mendesak di Indonesia.

Sebagai respons terhadap masalah ini, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jember bekerja sama dengan pelukis senior Achmad Supandi menyelenggarakan kegiatan "Sketsa untuk Harapan dan Diskusi Interaktif: Ilustrasi Ramah Perempuan, Menghapus Luka, Menggenggam Harapan"

Acara diselenggarakan pada Selasa, 10 Desember 2024, di Aula Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jember.

Baca Juga: Terjerat Judol dan Pinjol, Mantri BRI di Jember Gelapkan Uang Nasabah Sebesar Rp250 Juta

Sketsa untuk Harapan adalah serangkaian acara yang dilaksanakan dalam ranga peringatan 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (16HAKTP).

Kegiatan ini bertujuan mengedukasi media, seniman, desainer grafis, jurnalis, content creator, dan masyarakat luas mengenai pentingnya ilustrasi yang empatik, informatif, dan suportif terhadap korban kekerasan seksual. 

Dalam diskusi tersebut, ditekankan bahwa ilustrasi dalam media massa sering kali menjadi pedang bermata dua.

Baca Juga: Kronologi Perempuan Asal Jember yang Ditemukan Membusuk di Dalam Rumah, Sempat Curiga Karena Cium Bau Menyengat

Alih-alih membantu korban, visual yang vulgar atau menyiratkan penyalahgunaan korban justru memperburuk trauma. Oleh karena itu, acara ini menyoroti tiga prinsip ilustrasi ramah perempuan: 

"Ilustrasi dalam pemberitaan media harus bisa melindungi martabat korban, mengganbarkan pemulihan dan menghilangkan narasi yang menyalahkan korban," jelas Mega Silvia, Ketua Diviai Gender, Anak dan Kelompok Marinal AJI Jember, saat dikonfirmasi SketsaNusantara.id.

Dalam acara tersebut, Achmad Supandi juga memaparkan pentingnya seni sebagai alat komunikasi yang kuat.

Baca Juga: Bandara Notohadinegoro Jember Mati Suri, Ketua DPRD Jember Sebut Perlu Pengalihan Rute Penerbangan

"Ilustrasi bukan hanya estetika; ini adalah medium untuk advokasi dan pemberdayaan korban," ujarnya. 

Kegiatan ini juga menampilkan kolaborasi antara seni dan media untuk mendukung penyintas kekerasan seksual.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X