Sementara itu, ketika ditanya perihal beberapa pasangan calon Kepala Daerah yang mengajukan gugatan Pilkada ke MK, ia menilai hal tersebut merupakan bagian dari dinamika politik.
Menurutnya, semua pihak memiliki hak terkait proses politik.
Kedati ada sejumlah paslon yang mengajukan gugatan, ia berharap kondisinya tetap kondusif.
“Dan alhamdulillah masyarakat, publik tidak terbawa nuansa tensi panas politik,” ungkapnya lagi.
Ning Lia juga membagas sejumlah persoalan yang harus dihadapi bersama saat ini.
Mulai dari kesehatan mental dan moral generasi muda hingga cuaca ekstrem yang beberapa kali terjadi.
“Jadi banyak beban tanggung jawab kita untuk terus harus jalan bergerak menjadi khoirunnas anfauhum linnas,” imbuhnya.
Memasuki sesi tanya jawab, Doktoral UINSA ini menjawab pertanyaan terkait OTODA.
“Menarik bicara OTODA, termasuk potensi egosentris keadaeragan,” ungkapnya.
Ia pun mengatakan, meski sebuah kebijakan sudah pasti bertujuan positif, namun tidak berarti hal tersebut bisa sesuai dengan kondisi di lapangan mengingat setiap daerah memiliki kondisi yang berbeda-beda.
“Sehingga asas keadilan sangat utama, bukan sebatas pemerataan karena semua tidak bisa dinilai sama rata,” ujarnya.
Artikel Terkait
Berkunjung, Istri Pj Bupati Borong Produk Busana SMKN 2 Bondowoso Serta Apresiasi Produk Kuliner dan Layanan Hotel
Dicap Mario Dandy Kedua, Netizen Kuliti Sosok Dokter Koas FK UNSRI yang Tak Terima Soal Jadwal Jaga, Anak Pejabat?
Kucing Kesayangan Prabowo, Bobby Kertanegara Dapat Hadiah Cat Villa dari Kedubes Tiongkok, Netizen Singgung Soal Gratifikasi: Segera Lapor 'KPK'
Instagram BPJN Kalimantan Barat Kena Serang Netizen, Imbas Insiden Penganiayaan Dokter Koas FK UNSRI Palembang
Beredar Video Agus Buntung Alias IWAS Menangis Minta Tolong Presiden Prabowo Tangani Kasusnya, Bikin Netizen Nyinyir: Cosplay Jadi Agus Sedih