Minggu, 19 Juli 2026

Jadi Narasumber Talkshow Suara Dewan, Anggota DPD RI Dapil Jawa Timur Lia Istifhama Singgung Asas Keadilan

Photo Author
Siti Nurlaela Hanifah, Sketsa Nusantara
- Jumat, 13 Desember 2024 | 13:38 WIB
Anggota DPD RI Lia Istifhama saat menjadi narasumber di Talkshow Suara Dewan (Dok. SketsaNusantara.id)
Anggota DPD RI Lia Istifhama saat menjadi narasumber di Talkshow Suara Dewan (Dok. SketsaNusantara.id)

Sementara itu, ketika ditanya perihal beberapa pasangan calon Kepala Daerah yang mengajukan gugatan Pilkada ke MK, ia menilai hal tersebut merupakan bagian dari dinamika politik.

Menurutnya, semua pihak memiliki hak terkait proses politik.

Baca Juga: Kabar Baik! DPR Usulkan Penurunan PPN Kebutuhan Pokok untuk Warga Indonesia, Gimana Tanggapan Presiden RI Prabowo?

Kedati ada sejumlah paslon yang mengajukan gugatan, ia berharap kondisinya tetap kondusif.

“Dan alhamdulillah masyarakat, publik tidak terbawa nuansa tensi panas politik,” ungkapnya lagi.

Ning Lia juga membagas sejumlah persoalan yang harus dihadapi bersama saat ini.

Baca Juga: Cek di Sini! Kenaikan PPN 12 Persen Disepakati DPR RI, Cuma Menyasar Barang-Barang Mewah, Apa Termasuk Mobil?

Mulai dari kesehatan mental dan moral generasi muda hingga cuaca ekstrem yang beberapa kali terjadi.

“Jadi banyak beban tanggung jawab kita untuk terus harus jalan bergerak menjadi khoirunnas anfauhum linnas,” imbuhnya.

Memasuki sesi tanya jawab, Doktoral UINSA ini menjawab pertanyaan terkait OTODA.

Baca Juga: Anggota Komisi VIII DPR RI Sebut Perkataan Gus Miftah Merendahkan Penjual Es Teh Termasuk Perundungan Verbal: Pejabat Publik Harus Paham Etika

“Menarik bicara OTODA, termasuk potensi egosentris keadaeragan,” ungkapnya.

Ia pun mengatakan, meski sebuah kebijakan sudah pasti bertujuan positif, namun tidak berarti hal tersebut bisa sesuai dengan kondisi di lapangan mengingat setiap daerah memiliki kondisi yang berbeda-beda.

“Sehingga asas keadilan sangat utama, bukan sebatas pemerataan karena semua tidak bisa dinilai sama rata,” ujarnya.

Baca Juga: Anggota Komisi VIII DPR RI Sebut Perkataan Gus Miftah Merendahkan Penjual Es Teh Termasuk Perundungan Verbal: Pejabat Publik Harus Paham Etika

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X