SketsaNusantara.id - Dunia pendidikan kedokteran kembali geger usai beredar video pemukulan yang dialami salah satu calon dokter muda atau koas di Palembang, Sumatera Selatan.
Chief Koas Mahasiswa Kedokteran Universitas Sriwijaya di RS Siti Fatimah Palembang ini diduga menjadi korban penganiayaan karena jadwal jaga.
Dikutip dari akun X @satria_gigin, sosok pria berseragam rumah sakit yang jadi korban pemukulan di sebuah cafe tersebut bernama Luthfi.
Baca Juga: Gus Miftah Blak-blakan! Pernah Ditawari Jadi Gubernur Lampung, tapi Pilih Ogah, Kenapa?
Pemukulan ini diduga berawal dari protes salah satu dokter koas bernama Lady Aurellia Pramesti tentang jadwal piket pada saat libur Natal dan Tahun Baru.
Berdasarkan situs PDDikti Kemdikbud, Lady Aurellia Pramesti memang tercatat sebagai mahasiswa profesi kedokteran di Fakultas Kedokteran Universita Sriwijaya (UNSRI).
Lady diduga tak terima dengan jadwal tersebut hingga mengadu kepada ibunya yang lantas menemui Lutfhi bersama sejumlah pria.
Netizen pun menyoroti sosok Lady Aurellia Pramesti yang dikabarkan merupakan anak seorang pejabat.
Akun X @ceomical mengungkapkan bahwa Lady merupakan anak dari Dedy Mandarsyah, Kepala BPJN Kalimantan Barat.
Sementara itu, berdasarkan hasil penelusuran tim redaksi pada media sosial, terdapat akun Facebook bernama Dedy Mandarsyah.
Pada akun tersebut, terdapat foto perempuan kecil yang diunggah para tanggal 29 Juli 2009.
Artikel Terkait
Mahfud MD Sentil Rektor Unair Terkait Pemberhentian Dekan FK Budi Santoso Gegara Tolak Dokter Asing, Singgung Soal 'Lempar Batu Sembunyi Tangan'
Profil Prathita Amanda Aryani, Dokter RS dr Kariadi Lulusan FK Undip yang Dituding Pelaku Bullying hingga Viral
Imbas Tuduhan Pemerasan Berdalih Uang Damai Terhadap Guru Supriyani, Dua Pejabat Polisi Baito Dicopot
Viral Pasien Marah-Marah hingga Ancam Bunuh Dokter dan Petugas karena Merasa Tak Dilayani, Ini Jawaban RSUD Bari Palembang
Anggota Komisi VIII DPR RI Sebut Perkataan Gus Miftah Merendahkan Penjual Es Teh Termasuk Perundungan Verbal: Pejabat Publik Harus Paham Etika
Viral! Mobil Pejabat Negara Berplat Nomor RI 25 Ikut Macet-Macetan di Jakarta Tanpa Didampingi Patwal, Kendaraan Dinas Siapa?