Kamis, 4 Juni 2026

Kabar Baik! DPR Usulkan Penurunan PPN Kebutuhan Pokok untuk Warga Indonesia, Gimana Tanggapan Presiden RI Prabowo?

Photo Author
Diva Diah Liana Ningrum, Sketsa Nusantara
- Jumat, 6 Desember 2024 | 17:15 WIB
DPR usulkan penurunan PPN untuk kebutuhan pokok masyarakat Indonesia. Cek di sini, tanggapan dari Presiden RI Prabowo. (Freepik / freepik)
DPR usulkan penurunan PPN untuk kebutuhan pokok masyarakat Indonesia. Cek di sini, tanggapan dari Presiden RI Prabowo. (Freepik / freepik)

SketsaNusantara.id- Di tengah huru-hara kenaikan PPN 12 persen, ternyata DPR mengajukan usulan lain kepada Presiden RI, Prabowo.

Kabar kenaikan PPN 12 persen memang menyita perhatian. Kebijakan itu akan digunakan sejak 1 Januari 2025.

Namun kabar baik, bahwa penerapan kebijakan baru itu sudah disepakati oleh jajaran DPR RI dan pemerintah hanya menyasar kepada barang-barang mewah.

Baca Juga: Anggota Komisi VIII DPR RI Sebut Perkataan Gus Miftah Merendahkan Penjual Es Teh Termasuk Perundungan Verbal: Pejabat Publik Harus Paham Etika

Sehingga PPN 12 persen itu diputuskan untuk tidak berlaku pada barang-barang pokok masyarakat.

Hal ini diharapkan dapat membuat masyarakat kecil lebih tenang. Adapun DPR juga mengajukan untuk menurunkan PPN kebutuhan pokok.

Tentu hal ini bisa menjadi jalan terang bagi masyarakat. Apalagi penurunan PPN tentu memiliki dampak begitu besar.

Baca Juga: Apa Itu Frugal Living? Istilah Viral Usai Rencana Pemerintah Naikkan PPN 12 Persen, Ternyata Gaya Hidup yang…

Megutip dari berbagai sumber, DPR mengungkap bahwa penurunan pajak akan menyasar langsung kepada masyarakat.

Menanggapi hal itu, Prabowo Subianto selaku Presiden akan memberikan pertimbangan lebih lanjut.

Pertimbangan dilakukan dengan dikajinya beberapa data yang berkaitan dengan usulan penurunan PPN tersebut.

Baca Juga: Siapa Effendi Simbolon? Rekam Jejaknya Jadi Sorotan Usai Resmi Dipecat dari PDIP, Pernah Jadi Anggota DPR RI Selama 4 Periode

Pemerintah juga segera menggelar rapat internal untuk keputusan tersebut. Beberapa menteri juga dipanggil khusus oleh Prabowo.

Salah satunya adalah Menteri Keuangan dan beberapa di antara lainnya. Yakni rapat untuk mengkaji usulan masyarakat.

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X