SketsaNusantara.id - Lontaran kata 'goblok' kepada penjual es teh oleh Gus Miftah telah menggemparkan masyarakat dan juga pemerintah.
Pasalnya saat ini selain sebagai ulama, Gus Miftah juga merupakan salah satu utusan khusus kepresidenan bidang kerukunan umat beragama.
Sebab ulahnya tersebut dianggap mencoreng nama baik ulama serta pemerintah, maka apa yng dilakukan oleh Gus Miftah kini dibahas di Rapat Kerja DPR RI Komisi Vlll beserta Kementerian Agama.
Seperti dilansir dari SketsaNusantara.id, Komisi Vlll DPR RI secara khusus membahas apa yang sedang viral saat ini yaitu viralnya Gus Miftah yang dianggap telah mengolok-olok pedagang kecil.
Menurut Maman Imanul Haq, anggota Komisi Vlll DPR RI, berdasarkan pada kasus Gus Miftah ini, ada hal yang harus lebih memperhatikan secara serius soal literasi keagamaan, baik itu Kementrian Agama atau seluruh elemen pendidikan keagamaan terutama dikalangan dai (penceramah agama Islam).
DPR menganggap bahwa apa yang terjadi pada kasus Gus Miftah saat ini membuat Kemenag harus melihat bahwa sertifikat dai merupakan kebutuhan urgent (mendesak) saat ini.
Menurutn Maman Imanul Haq, jangan sampai ada dai melakukan penghinaan terhadap tukang es teh yang dibalut dengan kata candaan yang pada akhirnya menyakiti orang banyak.
Sebab menurutnya, ceramah seorang dai harusnya berdasarkan Al-Qur'an dan hadist.
Untuk itulah DPR meminta supaya Kemenag lebih serius lagi memperhatikan hal ini, apalagi dengan memiliki anggaran khusus.
Hal ini harus diperhatikan karena saat ini terkait keadaban publik merupakan sebuah isu besar yang harus diperhatikan sebab media sosial saat ini sangat kemiliki pengaruh besar.
Usulan Dai bersertifikat ini menurut DPR RI sangat penting untuk mengetahui kapasitas dan kelayakan serta komitmennya dai kepada kemaslahatan bangsadan juga umat.***
Artikel Terkait
Ingatkan Perang Nuklir Eropa Hingga Darurat Militer Korea Selatan, Pesan Presiden Prabowo di Pembukaan Tanwir dan Resepsi Milad ke-112 Muhammadiyah
Mengenal Penyakit Psikotik Paranoid, Penyakit yang Sebabkan Remaja Asal Lebak Bulus Tak Bisa Dipidana Meski Telah Bunuh Ayah dan Neneknya
Babak Baru! Dinilai Mencederai Konstitusi, PDI Perjuangan Tegas Berhentikan Jokowi, Gibran, dan Bobby dari Keanggotaan
Geger! Felicia Tissue, Mantan Kaesang Pangarep, Tiba-Tiba Muncul Bareng Sekjen PDIP, Ada Agenda Rahasia?