Minggu, 19 Juli 2026

Kenapa Hakim Dipanggil yang Mulia? Asal usul Panggilan Hormat pada Pejabat, Tradisi yang Sudah Dilarang Sejak 1966

Photo Author
Siti Nurlaela Hanifah, Sketsa Nusantara
- Kamis, 7 November 2024 | 10:30 WIB
Ilustrasi hakim dan asal usul panggilang Yang Mulia yang ternyata sudah dilarang sejak 1966 (Freepik)
Ilustrasi hakim dan asal usul panggilang Yang Mulia yang ternyata sudah dilarang sejak 1966 (Freepik)

Dalam sejarah Indonesia sendiri, pernah ada beberapa panggilan hormat seperti Yang Mulia, Paduka yang Mulia hingga Paduka Tuan yang tak hanya disematkan kepada hakim.

Bahkan pernah ada masa di mana panggilan tersebut dipakai pada para pejabat di luar lingkungan lembaga tinggi peradilan seperti Yang Mulia Menteri hingga Paduka Yang Mulia Presiden.

Baca Juga: Siapakah Ibu Ronald Tannur? Ini Sosok Meirizka Widjaja yang Jadi Tersangka Kasus Suap Hakim, Rela Gelontorkan Dana 3,5 M demi Bebaskan Sang Anak

Pada awal kemerdekaan, panggilan hormat tersebut masih digunakan, hingga akhirnya Presiden Soekarno membuat pengumuman yang dimuat di media masa terkait panggilang Paduka Yang Mulia.

Dalam pengumuman tersebut, presiden pertama Indonesia ini meminta masyarakat untuk tidak lagi menyebut dirinya sebagai Paduka Yang Mulia.

Bapak Proklamator ini juga meminta agar masyarakat memanggilnya dengan sebutan sehari-hari yakni Bung Karno.

Lalu puncaknya, panggilan kehormatan seperti Yang Mulia, Paduka Yang Mulia hingga Paduka Tuan dihapus memalui TAP MPRS tahun 1966 karena mencerminkan feodalisme juga kolonialisme.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini! 

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Sumber: X @mohmahfudmd, MyLawQuestion

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X