SketsaNusantara.id - Nur Hidayati, Direktur Wahana Lingkungan Hidup Indonesia atau Walhi periode 2016-2021 meninggal dunia di usia 51 tahun.
Kabar duka tersebut disampaikan Walhi lewat akun media sosial pada 5 November 2024.
Dalam unggahannya, Walhi mengungkapkan rasa duka mendalam atas kepergian perempuan yang akrab disapa Yaya itu.
Baca Juga: 7 Gebrakan di 15 Hari Pemerintahan Prabowo, Dari Penangkapan 28 Koruptor hingga Pemutihan Utang
"Hari ini, kami kehilangan seorang teman, sahabat, seorang pembela HAM dan pejuang lingkungan yang konsisten sepanjang hidupnya. Nur Hidayati atau yang akrab kami panggil mbak Yaya, Direktur Eksekutif Nasional WALHI periode 2016-2021," demikian unggahan akun X resmi Walhi Nasional.
Profil Nur Hidayati
Nur Hidayati lahir di Surabaya, 14 Agustus 193. Ia merupakan lulusan Teknik Lingkungan ITB tahun 1997.
Saat menempuh pendidikan tinggi, Yaya sempat menjadi asisten dosen di kampusnya.
Ia kemudian bergabung dengan Walhi dan dipercaya mengisi posisi project officer untuk isu pencemaran lingkungan.
Saat bergabung di Walhi ia mendapat tantangan besar menangani masalah pencemaran PT Indorayon, Porsea, Sumatera Utara, dan pencemaran PT Freeport Indonesia.
Ia pun kemudian didapuk menajdi Direktur Walhi pada April 2016.
Sebelumnya, Nur Hidayati juga aktif di sejumlah kegiatan lingkungan seperti Kampanye Perubahan Iklim dan Energi, Greenpeace Asia Tenggara (2006-2008) dan Country Representative untuk Indonesia (2009-2012).
Artikel Terkait
Tim Paslon 02 Persoalkan Legalitas Tim Perumus Debat Publik, KPU Jember Berikan Klarifikasi
Siapakah Ibu Ronald Tannur? Ini Sosok Meirizka Widjaja yang Jadi Tersangka Kasus Suap Hakim, Rela Gelontorkan Dana 3,5 M demi Bebaskan Sang Anak
5 Tim Perumus Debat Publik dari Satu Kampus, KPU Jember Bakal Rombak Komposisinya?
Basuki Hadimuljono Dilantik Sebagai Kepala Otorita IKN, Apa Tugasnya?
Siapa Iffa Rosita? Resmi Dilantik Prabowo, Intip Profil dan Harta Kekayaan Komisioner KPU yang Gantikan Hasyim Asyari
Viral Video Orang Tua Siswa Ngamuk Anaknya Tak Diterima hingga Maki-Maki dan Suruh Guru Minta Maaf, Netizen: Problematik nih Ortu
BRI Peduli Salurkan Bantuan untuk Korban Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur
AMCJ Minta Pansus Pilkada DPRD Jember Awasi Penggunaan APBD 2024 di Pilkada, Ketua Pansus Segera Panggil OPD
Ditanya Soal Bukti Penetapan Tim Perumus, KPU Jember Enggan Tunjukan yang Asli?