SketsaNusantara.id - Aliansi Masyarakat Cinta Jember (AMCJ) meminta Panitia Khusus (Pansus) Pilkada, untuk mencermati penggunaan APBD 2024 yang berpotensi disalahgunakan di Pilkada Jember.
Hal ini disampaikan oleh Ketua AMCJ Kustiono saat dikonfirmasi di DPRD Jember, Selasa 5 November 2024.
"Kami memberikan masukan kepada DPRD Jember bukan hanya Pansus Pilkada, tetapi secara umum ke semua anggota bahwa ada potensi penyalahgunaan APBD 2024 di momen Pilkada ini," ucapnya.
Baca Juga: 5 Tim Perumus Debat Publik dari Satu Kampus, KPU Jember Bakal Rombak Komposisinya?
Kustiono menerangkan, dalam APBD 2024 ditemukan potensi anggaran yang bisa disalahgunakan untuk pemenangan paslon tertentu kurang lebih sebanyak Rp21 miliar rupiah.
"Jadi ini kami lihat ada pos anggaran pengadaan barang dan jasa tetapi tidak melalui lelang, tetapi nantinya diserahkan kepada masyarakat dan ini tersebar dibeberapa OPD," imbuhnya.
Maka, pihaknya meminta DPRD dan Pansus Pilkada bisa segera melakukan langkah taktis agar uang negara ini tidak disalahgunakan.
Baca Juga: Tim Paslon 02 Persoalkan Legalitas Tim Perumus Debat Publik, KPU Jember Berikan Klarifikasi
Sementara itu, Ketua Pansus Pilkada Ardi Pujo Prabowo menyampaikan jika masukan dari AMCJ ini menjadi masukan bagi DPRD dan Pansus Pilkada.
"Sehingga nantinya akan dilakukan rapat dengar pendapat dengan sejumlah OPD yang disampaikan oleh temen-temen tadi, maka dari itu kita akan jadwalkan," tuturnya.
Ia menambahkan, potensi penyalahgunaan tersebut bisa saja terjadi maka perlu ada penjelasan yang gamblang dari OPD.
Baca Juga: Seorang Anak di Jember Tega Bunuh Ayah Kandungnya Sendiri, Segini Ancaman Hukumannya
"Tadi juga disampaikan potensinya salah satunya terkait insfrastruktur. Termasuk juga tadi beberapa pos anggarannya juga sudah disampaikan dan akan kita pelajari," tutupnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Tim Perumus Debat Publik di Pilkada Jember Dinilai Banyak Kejanggalan, Tim Paslon 02 Layangkan Keberatan
Demak Bukan Kerajaan Islam Tertua di Jawa, Ada Bukti Tembok Benteng 10 KM Terselip di Balik Jember dan Probolinggo
Gelar Silaturahmi, Keluarga Ponpes Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo Ajak Alumni Dukung Gus Fawait di Pilkada Jember 2024
Anak di Jember Tega Bunuh Ayahnya Sendiri, Polisi Ungkap Motif Pembunuhannya
DPRD Jember Minta Pjs Bupati Segera Lakukan Pergantian Posisi Sekda, Usai Hadi Sasmito Ditetapkan Tersangka Korupsi Billboard
Dukung Paslon Muhammad Fawait-Djoko Susanto, Komunitas Soduk Jember Siap Menangkan 02 di Wilayah Kota