SketsaNusantara.id - Tim Pasangan Calon (paslon) nomor urut 02 Muhammad Fawait-Djoko Susanto, menyatakan keberatannya dengan komposisi tim perumus debat publik pertama yang ditunjuk oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jember.
Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Tim Pemenangan Paslon 02 Muhammad Fawait-Djoko Susanto, Gogot Cahyo Baskoro saat dikonfirmasi di posko pemenangan di Kecamatan Kaliwates, pada Sabtu 2 November 2024 malam.
Surat keberatan yang dilayangkan oleh Tim Pemenangan 02 ini, dilakukan karena telah melakukan proses telaah terhadap Surat Keputusan (SK) yang diberikan kepada tim LO, yang dirasa ada sejumlah kejanggalan.
Sebab, dalam SK yang diterima tersebut Tim Perumus Debat publik ini disahkan oleh Sekretaris KPU Jember bukan oleh Ketua KPU Jember.
Gogot menceritakan, bahwa proses debat publik pertama dilakukan pada 26 Oktober 2024 lalu, sebelumnya mengundang kedua tim pasangan calon untuk melakukan koordinasi di KPU Jember.
"Kami menerima undangan untuk melakukan rapat koordinasi pada 22 Oktober 2024 di Aula KPU Jember, yang membahas tentang teknis debat," ujarnya.
Namun, dalam rapat koordinasi tersebut Gogot mempertanyakan tentang 5 nama tim perumus yang diberikan kewenangan untuk menyusun pertanyaan, dan mengatur teknis debat tersebut.
"Kelima tim perumus ini di antaranya Andang Subaharianto, Eko Suwargono, Gautama Budi Arundhati, Yusuf Adiwibowo dan Adhitya Wardhono, yang semuanya dosen Universitas Jember," imbuhnya.
Saat mempertanyakan legalitas dari kelima tim perumus tersebut, sempat dijawab oleh KPU Jember melalui Divisi SDM dan Parmas.
Baca Juga: Relawan Prabowo Siap Menangkan Gus Fawait-Djoko Susanto, Ini Harapannya di Sektor Pertanian
"Memang sudah dijawab oleh salah seorang Komisioner KPU Jember Divisi SDM dan Parmas Andi Wasis, bahwa dia menyampaikan kalau sudah ada SK tim perumus tersebut. Maka kami memilih berpositif thingking mengiyakan dan mengikuti proses persiapan tersebut," terangnya.
Kemudian, pasca pelaksanaan debat tersebut ia menerangkan jika menerima SK Tim Perumus melalui Liaison Officer (LO) dan kemudian dipelajari SK tersebut.
Artikel Terkait
Komitmen Gus Fawait-Djoko Susanto Hidupkan Bandara hingga Meningkatkan Investasi di Jember
Cabup Jember Gus Fawait Pastikan Pelayanan Kesehatan Berbasis Sistem UHC: Pasien Bisa Berobat di Seluruh Indonesia
Ratusan Alumni Pondok Pesantren Dukung Gus Fawait-Djoko Susanto, Paslon No Urut 02 Tegaskan Komitmen Pada Santri
Semangat Sumpah Pemuda, Gus Fawait Ajak Pemuda Jember Bangkit dan Mengajak Generasi Muda Membawa Perubahan Nyata
Stunting di Jember Masih Tinggi, Cabup Gus Fawait Siapkan Program Bantuan Nakes dan Makanan untuk Ibu Hamil