Kamis, 4 Juni 2026

Demak Bukan Kerajaan Islam Tertua di Jawa, Ada Bukti Tembok Benteng 10 KM Terselip di Balik Jember dan Probolinggo

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Senin, 4 November 2024 | 12:00 WIB
Siapa bilang Demak adalah kerajaan Islam tertua di Pulau Jawa? Di Jawa Timur, ada bukti yang menguatkan kerajaan lain sebagai pendahulu Raden Patah. (Pexels.com/Mehmet Turgut Kirkgoz)
Siapa bilang Demak adalah kerajaan Islam tertua di Pulau Jawa? Di Jawa Timur, ada bukti yang menguatkan kerajaan lain sebagai pendahulu Raden Patah. (Pexels.com/Mehmet Turgut Kirkgoz)

SketsaNusantara.id - Selama ini, pelajaran sejarah di sekolah-sekolah kerap mengajarkan bahwa Demak adalah kerajaan Islam pertama di Jawa.

Raden Patah, pendirinya, digambarkan sebagai pemimpin yang menjadikan Demak pusat Islam di Jawa.

Namun, narasi ini lebih banyak diwarisi dari sejarah kolonial Belanda, yang sering kali menekankan konflik antar kerajaan di Nusantara.

Baca Juga: Dimulai Dengan Melawan Ayahnya! Benarkah Kesultanan Demak Runtuh Oleh Konflik di Dalam Kerajaan?

Dalam buku Atlas Wali Songo yang ditulis KH Agus Sunyoto, sejarawan dan penjelajah seperti Tome Pires dalam Suma Oriental memberikan perspektif berbeda.

Menurutnya, Raden Patah bukan satu-satunya tokoh besar Islam di Jawa. Ia menyebut sosok Zainal Abidin alias Sunan Giri II, pemimpin kerajaan Giri di Gresik, yang dianggap lebih tua dari Demak.

Hubungan ini menunjukkan bahwa kerajaan Giri, bahkan Surabaya dan Lumajang, telah lebih dulu mengadopsi Islam.

Baca Juga: Rahasia di Balik Masjid Agung Warisan Kerajaan Demak, Ada Benda Pusaka Nasional Menyimpan Cita-Cita Negara di Kepulauan Asia Tenggara

Masih dilansir SketsaNusantara.id dari bukunya KH Agus Sunyoto, penelitian oleh H. J. de Graaf dan Th. G. Th. Pigeaud menyebutkan bahwa Aria Lembu Sura, pemimpin muslim Surabaya, adalah bangsawan Jawa asli, bukan keturunan asing.

Temuan arkeologi dan studi literatur juga mendukung adanya kerajaan Islam sebelum Demak.

Selain itu, prasasti kuno menunjukkan bahwa kerajaan Lumajang mungkin telah memeluk Islam sejak abad ke-12, ketika Singasari masih berkuasa.

Baca Juga: Baca Amalan 99 Kali dari Kang Rohim Demak agar Bebas dari Segala Bentuk Masalah, Urusan Beres dalam Sekejap

Lumajang merupakan kabupaten yang berbatasan langsung dengan Probilinggo di utara dan Jember di sebelah timur.

Lumajang juga dikenal sebagai salah satu kerajaan di Jawa Timur yang telah mengenal dan mengadopsi ajaran Islam lebih awal, sebelum Demak muncul sebagai pusat kekuasaan Islam di Jawa.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: Atlas Wali Songo, Agus Sunyoto, Pustaka Iman, Jakarta, 2014

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X